OJK Ramal Transaksi Paylater Melonjak untuk Belanja Ramadan

Lenny Septiani
5 Maret 2024, 06:00
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memasukkan data pinjaman online (pinjol) ke dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) atau dulu dikenal BI Checking.
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memasukkan data pinjaman online (pinjol) ke dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) atau dulu dikenal BI Checking.
Button AI Summarize

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK memprediksi penggunaan paylater masyarakat Indonesia akan naik 13% bulan ini. Paylater atau pembayaran barang secara kredit bakal melonjak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama ramadhan.

“OJK juga memperkirakan peningkatan penyaluran pembiayaan di sektor pembiayaan melalui Buy Now Pay Later atau BNPL,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman, dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan & Kebijakan OJK Hasil RDK Bulanan Februari 2024 secara virtual, Senin (4/3).

Selama ramadhan dan lebaran biasanya daya konsumsi masyarakat meningkat. Misalnya, untuk pembelian barang-barang persiapan untuk puasa dan lebaran, serta juga pembelian tiket transportasi untuk mudik lebaran.

Selain itu, berdasarkan data penyaluran pembiayaan selama 5 tahun terakhir di Multifinance, Agusman mengatakan selalu terdapat tren peningkatan penyaluran pembiayaan satu bulan sebelum hari Raya Idul Fitri atau selama bulan ramadhan.

Khususnya penyaluran pembiayaan multiguna pada kendaraan bermotor. Hal ini terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat atas kendaraan bermotor, termasuk untuk keperluan mudik atau bepergian selama libur lebaran.

“Dengan mempertimbangkan kondisi-kondisi tersebut, kami memproyeksikan di bulan Maret 2024 ini, pertumbuhan utang pembiayaan berada pada kisaran 11-13% yoy,” ujar dia.

Dengan adanya tren peningkatan tersebut, OJK memperingati perusahaan pembiayaan agar tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran pembiayaan. "Sehingga pertumbuhan piutang tersebut tidak diiringi dengan kenaikan risiko kredit,” kata Agusman.

Produk paling laris di e-commerce selama ramadhan

Data internal Sirclo mengungkapkan lima kategori teratas yang paling sering diminati oleh konsumen online selama Ramadhan 2023, yaitu:

  • Kecantikan dan perawatan tubuh
  • Kesehatan
  • Peralatan rumah tangga
  • Makanan dan minuman
  • Fesyen

Berdasarkan data internal Sirclo, basket size atau transaksi rata-rata pengguna untuk kategori fesyen meningkat 12% selama Ramadhan.

Data The Trade Desk menunjukkan bahwa satu dari tiga konsumen Indonesia cenderung berbelanja lebih banyak selama Ramadhan. YouGov melaporkan terdapat peningkatan pengeluaran di berbagai kategori saat Ramadhan, di antaranya:

  • Makanan dan minuman (43%)
  • Fesyen dan aksesoris (27%)
  • Kecantikan dan perawatan tubuh (20%)

Tokopedia juga mencatat transaksi kategori fesyen naik hingga tujuh kali lipat saat Ramadhan tahun lalu.

Reporter: Lenny Septiani
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...