Konsumsi rumah tangga Indonesia tumbuh tangguh didorong tren kredit digital seperti "matang", menggeser pola belanja dari tabungan ke utang untuk belanja online.
OJK melihat layanan buy now pay later (BNPL) atau paylater berpotensi semakin diminati masyarakat, terlebih di tengah tekanan daya beli dan dinamika perekonomian yang masih berlangsung.
Pertumbuhan layanan buy now pay later atau BNPL atau paylater terus menunjukkan akselerasi di berbagai sektor industri keuangan. OJK mencatat, baik perbankan maupun perusahaan pembiayaan meningkat.
Pertumbuhan volume transaksi paylater Kredivo selama Ramadan dan Lebaran 2026 mencapai 27%. Adapun nilai transaksi paylater Kredivo naik 26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Utang paylater atau BNPL warga Indonesia meningkat 20,15% pada awal tahun, dengan porsi kredit perbankan di sektor ini mencapai 0,32% menurut data OJK.
Penggunaan layanan pembayaran digital baik paylater maupun QRIS meningkat di Indonesia. Seiring dengan peningkatan ini, ada tantangan dari sisi keamanan.