Disuntik Rp 72 Miliar dari Astra, Sayurbox Ekspansi ke Luar Jawa

Fahmi Ahmad Burhan
28 April 2021, 10:42
Disuntik Rp 72 Miliar dari Astra, Sayurbox Ekspansi ke Luar Jawa
Google Play Store
Sayurbox

Startup penyedia kebutuhan pokok, Sayurbox menutup putaran pendanaan seri B yang dipimpin oleh PT Astra Digital International dan Syngenta Group Ventures. Dana segar ini akan digunakan untuk ekspansi ke wilayah baru di Indonesia.

Sayurbox tidak memerinci nilai pendanaan keseluruhan. Sedangkan Astra melalui Astra Digital International berinvestasi US$ 5 juta atau sekitar Rp 72 miliar. Investor lain yang berpartisipasi yakni Global Brain Corporation, Ondine Capital, dan Strategic Year Holdings Ltd.

Co-Founder sekaligus Chief Executive Officer Sayurbox Amanda Susanti mengatakan, dana segar tersebut akan digunakan untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Salah satunya, mempercepat pertumbuhan rantai pasok di wilayah operasional seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Surabaya, dan Bali.

Selain itu, ekspansi ke kota baru, termasuk luar Jawa. "Kami sangat senang dengan tingginya permintaan terhadap layanan Sayurbox di Jawa dan wilayah lainnya di Indonesia," kata Amanda dalam siaran pers, Selasa (27/4).

President Director of Astra Djony Bunarto Tjondro berharap, investasi tersebut dapat memberikan solusi berbasis teknologi bagi pertanian Indonesia. "Kami berharap dapat menciptakan sinergi. Kami percaya, Sayurbox dapat menjadi salah satu katalisator di ekonomi digital Indonesia," katanya. 

Sedangkan Syngenta Group Regional Director, APAC, Alexander Berkovskiy mengatakan, pendanaan itu membuka peluang bagi startup membawa inovasi digital ke pasar Asia. "Menghubungkan petani dengan konsumen," ujarnya. 

Sepanjang kuartal I, Sayurbox mencatatkan permintaan layanan meningkat 30% secara tahunan (year on year/yoy). Per tahun lalu, perusahaan menggaet 1.000 petani di beberapa daerah, termasuk Surabaya dan Bali.

Hasil panen dari petani dipasarkan melalui Sayurbox, dan dikategorisasi berdasarkan kualitas seperti imperfect product, grade a, b, dan c.

Startup yang berdiri pada 2017 itu memperkirakan, permintaan produk segar meningkat selama ramadan. Untuk itu, “kami memanfaatkan cloud dan menerapkan program tanam untuk mengetahui apa yang sedang pasar butuhkan," ujar Communications Manager Sayurbox Bintang Angkasa kepada Katadata.co.id, akhir bulan lalu (30/3).

Melalui cloud, para petani dapat menjual hasil panen dengan optimal dan mengurangi limbah pertanian.

Sayurbox juga akan membuat program promosi yang memungkinkan pengguna mempersiapkan kebutuhan dapur sebelum ramadan. Selama bulan puasa, konsumen bakal mendapatkan penawaran untuk produk seperti buah-buahan.

Ada juga promosi flash sale mendekati waktu berbuka puasa. Sayurbox juga menyiapkan program donasi, hampers untuk Idul Fitri, zakat fitrah hingga fidah. 

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...