Setelah PHK, Startup Pendidikan Pahamify 'Pamit'

Desy Setyowati
29 Juni 2022, 10:15
startup, pendidikan, Pahamify
Google Play Store
Ilustrasi Pahamify

Pahamify juga mendapatkan pendanaan US$ 150 ribu atau sekitar Rp 2,4 miliar dari inkubator asal Amerika Serikat (AS), Y Combinator. Dana segar ini digunakan untuk memperbanyak materi pembelajaran di platform

Saat itu, CEO Pahamify Rousyan Fikri menyebutkan bahwa pendanaan itu bersifat investasi non-hibah pertama yang diterima perusahaan.

Advertisement

Berdasarkan situs resmi Y Combinator, Pahamify terdaftar di Y Combinator’s Winter 2020 Batch. Ada dua startup Indonesia lainnya, yakni Newman dan YukStay yang ikut program akselerasi itu.

Pahamify didirikan oleh influencer sains YouTube pada pertengahan 2017. Startup ini menawarkan materi pendidikan tambahan untuk membantu para siswa di Indonesia agar bisa lulus ujian dan masuk perguruan tinggi.

Startup itu menggabungkan pembelajaran sains, pembuatan film, dan gamifikasi untuk membuat konten pendidikan. Selain itu, platform ini menggunakan video animasi, kuis, dan ringkasan guna meningkatkan keterlibatan pengguna.

Dikutip dari Kr-Asia, Pahamify memiliki 65 ribu pengguna aktif bulanan. Biaya yang dikenakan setiap pengguna sekitar US$ 24 atau Rp 384 ribu per tahun.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement