Startup Halodoc PHK Karyawan Imbas Kondisi Ekonomi dan Politik

Lenny Septiani
15 November 2023, 06:44
Halodoc phk, Halodoc
Google Play Store
Aplikasi Halodoc

Startup kesehatan atau healthtech Halodoc melakukan pemutusan hubungan kerja alias PHK. Hal ini karena kondisi makroekonomi, politik dan geopolitik.

“Menghadapi iklim industri saat ini, kami perlu menyiapkan organisasi yang tanggap dengan perubahan masa depan,” kata VP Government Relations and Corporate Affairs Halodoc Adeline Hindarto dalam keterangan pers, Selasa (14/11).

“Oleh karena itu, Halodocharus melakukan rightsizing,” Adeline menambahkan. Namun ia tidak memerinci jumlah karyawan yang di-PHK.

Adeline mengatakan adanya perubahan besar dalam situasi makroekonomi, politik dan geopolitik secara global maupun domestik saat ini, mengharuskan seluruh pelaku bisnis untuk terus beradaptasi.

Pelaku bisnis mulai mengevaluasi strategi secara berkala hingga bertransformasi demi memastikan rencana terbaik dalam menghadapi dinamika industri. 

“Sebagai perusahaan teknologi di industri kesehatan, adaptasi dan agility menjadi mantra kami sejak awal hadir di Indonesia,” ujarnya.

Adeline mengatakan bahwa langkah PHK bukan keputusan yang mudah, namun perlu dilakukan untuk memastikan perusahaan tetap dapat bertumbuh secara berkelanjutan. Ia menegaskan, transformasi itu dilakukan dengan pertimbangan matang.

“Kedepan, Halodoc terus berfokus meningkatkan layanan dan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, dengan berorientasi pada produktivitas, agility dan keberlangsungan bisnis jangka panjang,” ujar dia.

Adeline memastikan Halodoc memenuhi hak-hak karyawan yang terkena PHK sesuai peraturan dan hukum yang berlaku. Selain itu, memiliki perlindungan kesehatan hingga Desember 2024.

“Kami berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada setiap karyawan yang berkontribusi dengan sepenuh hati, khususnya selama menghadapi pandemi Covid-19,” kata dia,

Reporter: Lenny Septiani

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...