Keamanan Siber Perbankan Rentan, Penerapan Rupiah Digital Berisiko

Lavinda
Oleh Lavinda
25 Mei 2023, 16:54
rupiah digital
123rf.com/Benjawan Sittidech
Ilustrasi dugaan serangan ransomware pada layanan perbankan

Gangguan sistem teknologi informasi perbankan yang dialami beberapa lembaga keuangan nasional, seperti Bank Syariah Indonesia atau BSI dan BFI Finance, menjadi ancaman serius bagi keamanan perbankan dan berisiko pada penerapan rupiah digital atau kerap disebut Central Bank Digital Currencies.

Dua pekan lalu, tepatnya Senin (8/5) hingga Kamis (11/5) , BSI mengalami serangan siber berupa ransomware pada sistem perbankan. Peretas internasional LockBit 3.0 diduga menyebarkan data nasabah ke situs gelap atau dark web. Tak lama kemudian, perusahaan pembiayaan swasta BFI Finance juga mengaku mengalami serangan siber sejak Minggu (21/5) hingga Rabu (24/5). 

Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute atau TII, Nuri Resti Chayyani mengatakan, mengamati gangguan keamanan yang terjadi beberapa waktu terakhir, penerapan rupiah digital perlu dipertimbangkan kembali, terutama dalam hal keamanan siber perbankan.

"Alih-alih mewujudkan integrasi keuangan yang terdigitalisasi, CDBC dikhawatirkan akan memiliki risiko keamanan data karena sistemnya terpusat di bank sentral," ujar Nuri dalam keterangan pers, dikutip Kamis (25/5).

Menurut dia, perkembangan teknologi  menuntun keinginan bank sentral untuk mewujudkan perkembangan sistem pembayaran, salah satunya rupiah digital.

Rupiah digital merupakan uang rupiah yang memiliki format digital serta dapat digunakan seperti halnya uang fisik, uang elektronik, dan uang dalam Alat Pembayaran Menggunakan Kartu atau APMK yang dipakai saat ini. Rupiah digital menjadi tanggung jawab bank sentral dalam mewujudkan inklusi keuangan.

Sebelumnya, rupiah digital telah dirumuskan pada 2021 melalui Proyek Garuda dengan menerbitkan buku putih. Kemudian, rupiah digital juga masuk dalam pembahasan digitalisasi ekonomi pada forum Internasional. Pembahasan CDBC dalam forum tersebut merupakan upaya pemulihan dari pandemi, digitalisasi ekonomi, dan keberlanjutan ekonomi yang diproyeksi akan berdampak baik untuk diterapkan dalam jangka panjang.

Halaman:

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...