1.310 Titik Layanan Telekomunikasi Terganggu Imbas Banjir di Aceh, Sumut, Sumbar

Desy Setyowati
28 November 2025, 14:03
banjir aceh, banjir medan, banjir padang, longsor,
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/foc.
Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Total ada 1.310 site atau titik layanan komunikasi yang mengalami gangguan imbas banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Site adalah titik fisik infrastruktur tempat operator seluler mengoperasikan perangkat pemancar dan penerima. Satu site biasanya mencakup menara Base Transceiver Station atau BTS, catu daya, perangkat jaringan radio access network alias RAN, antena, radio, fiber termination, dan backhaul (fiber/microwave).

Rincian site yang mengalami gangguan akibat longsor dan banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat per 26 November sebagai berikut:

  • Aceh: 799 site atau sekitar 23,4% dari total 3.414 site eksisting
  • Sumatera Utara: 495 site atau sekitar 5,15% dari total 9.612
  • Sumatera Barat: 16 site atau 0,43% dari total 3.739

Kementerian Komunikasi dan Digital alias Komdigi mengatakan terus berupaya memulihkan layanan telekomunikasi di wilayah terkena dampak.

“Melalui Pusat Monitoring Telekomunikasi, monitoring dilakukan 24 jam, koordinasi dengan operator diperkuat, dan penanganan darurat digerakkan untuk memulihkan jaringan di titik-titik yang terkena dampak,” demikian dikutip dari akun Instagram Kementerian Komdigi, Jumat (28/11).

Pemerintah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menetapkan status darurat bencana setelah terjadi banjir dan longsor besar. Selain kondisi lingkungan, penyebab cuaca ekstrem disebabkan Siklon Tropis Senyar.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat ada 72 korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat per Jumat (28/11).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari memerinci domisili korban meninggal dunia, di antaranya:

1. Aceh enam orang, yang terdiri dari:

  • Kabupaten Mereh Meriah: 5
  • Provinsi Gayo Lues: 1

2. Sumatera Utara 57, yang terdiri dari:

  • Kabupaten Tapanuli Tengah: 34
  • Kabupaten Tapanuli Selatan: 13
  • Kabupaten Tapanuli Utara: 5
  • Kabupaten Humbang Hasundutan: 4
  • Kabupaten Pakpak: 1

3. Sumatera Barat sembilan orang, dengan rincian:

  • Kota Padang: 4
  • Kabupaten Padang Pariaman: 5

Sedangkan data korban yang hilang sebagai berikut:

  • Aceh: 9
  • Sumatera Utara: 33

"Data ini masih dinamis dan tim BNPB di lapangan yang mendampingi pemerintah daerah akan terus memvalidasi data ini karena situasi masih sangat dinamis," ujar Abdul Muhari dalam keterangan pers pada Jumat (28/11).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Desy Setyowati, Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...