Kemiskinan Meningkat di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 berdampak kepada kondisi sosial masyarakat, seperti risiko peningkatan kemiskinan dan pengangguran.
Image title
Oleh Hanna Farah Vania - Tim Publikasi Katadata
23 September 2020, 11:21

Pandemi Covid-19 berdampak kepada kondisi sosial masyarakat, seperti risiko peningkatan kemiskinan dan pengangguran. Berdasarkan simulasi LPEM FEB UI diketahui, ada sepuluh sektor dengan peningkatan kemiskinan tertinggi, terutama sektor pertanian atau pangan sebesar 18,1 persen.

LPEM UI juga merangkum beberapa skenario yang menghitung ancaman kenaikan jumlah orang miskin dari sejumlah lembaga. Jumlah orang miskin diestimasi bervariasi antara 27,7 juta jiwa hingga 31,6 juta jiwa. Sementara itu, baseline per Maret 2020 pada kisaran 26,2 juta jiwa.

Sebelum pandemi virus Corona melanda, tren laju angka kemiskinan di Indonesia terus menurun. Saat ini, Bappenas terus bergerak melakukan penganggaran, pemantauan, evaluasi, dan analisis kemiskinan yang dijalankan secara terpadu menggandeng pemerintah daerah.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.