App Store Sumbang 61% Pendapatan Mobile Gaming Global Senilai Rp 539 T

Image title
27 Agustus 2020, 11:55
App Store Sumbang 61% Pendapatan Mobile Gaming Global Senilai Rp 539 T.
123RF.com
Simbol Apple Macintosh atas pintu masuk toko Apple di Paris, Prancis. Game milik App Store menyumbang 52% pendapatan industri mobile gaming global yang mencapai US$ 36,8 miliar.

Pendapatan industri mobile gaming (gim mobile) secara global mencapai US$ 36,8 miliar atau Rp 539,5 triliun. Data tersebut didapat berdasarkan laporan Sensor Tower dan Statista periode semester pertama 2020. 

Pendapatan mobile gaming terbesar dihasilkan di toko aplikasi milik Apple Inc yakni App Store yakni lebih dari 60% dari total pendapatan industri global.

Pada kuartal pertama 2020, pendapatan mobile gaming App Store mencapai US$ 10,6 miliar. Angka tersebut meningkat 18% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode sama 2019.

Tren peningkatan berlanjut di kuartal kedua tahun ini. Pendapatan mobile gaming di App Store meningkat menjadi US$ 11,6 miliar di kuartal kedua 2020. Alhasil, sepanjang semester I 2020,  total pendapatan mobile gaming di App Store mencapai US$ 22,2 miliar.

Sementara  pesaingnya, Google Play Store menempti urutan kedua terbesar dengan raihan pendapatan total di paruh pertama 2020 sebesar US$ 14,6 miliar. “Satu area di mana Google berhasil melampaui Apple adalah total unduhan,” dikutip dari GSM Arena, Rabu (26/8).

Laporan GSM Arena mencatat, unduhan mobile gaming di Google Play Store melampaui App Store, yakni sebesar 22,8 miliar unduhan di semester pertama 2020. Sementara App Store hanya mendapat 5,7 miliar unduhan.

Untuk diketahui, industri mobile gaming menunjukan tren pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Industri ini, kini bisa menghasilkan puluhan miliar dalam setahunnya. Sebagian besar pendapatan berasal dari pembelian item virtual dalam aplikasi maupun konten tambahan.

Pada paruh pertama 2017, App Store dan Google Play Store menghasilkan pendapatan untuk industri mobile gaming sebesar US$ 22,6 miliar. Lalu pada semester pertama 2018, pendapatan gabungan kedua toko aplikasi itu naik menjadi US$ 26,2 miliar.

Tren peningkatan berlanjut di 2019. Pendapatan di kedua toko aplikasi terkemuka itu mencapai US$ 30,3 miliar hanya untuk paruh pertama. Sedangkan pada 2020, intensitas penggunaan mobile gaming didorong oleh pandemi Covid-19. Alhasil, gabungan App Store dan Google Play Store menghasilkan pendapatan sebesar US$ 36,8 miliar, melonjak 26% secara tahunan.

Menurut data dari Sensor Tower dan Statista, gim yang paling banyak mendapatkan pendapatan yaitu PUBG Mobile dan Honor of Kings. Kedua gim tersebut masing-masing menghasilkan pendapatan lebih dari US$ 1 miliar di semester pertama 2020.

PUBG Mobile tercatat sebagai game online terlaris di dunia per Mei 2020, versi Sensor Tower. Berdasarkan perhitungan Sensor Tower melalui platform Store Intelligence, pengeluaran pengguna PUBG Mobile mencapai US$ 226 miliar atau sekitar Rp 3,2 triliun pada Mei lalu. Nilai ini tumbuh 41% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Advertisement

Artikel Terkait