Siapkan Masker, Jakarta Jadi Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia

Hari Widowati
24 Juni 2025, 07:41
Jakarta, kualitas udara, polusi udara
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Pekerja menunggu kedatangan KRL Commuter Line di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (24/8).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kualitas udara di Jakarta menjadi yang terburuk di dunia pada Selasa (24/6) pagi. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 07.30 WIB, Jakarta mencatat indeks AQI poin sebesar 180 atau berada pada kategori tidak sehat.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Berikut ini lima kota dengan kualitas udara terburuk di dunia, pada Selasa (24/6):

1. DKI Jakarta dengan AQI poin 180 atau berada pada kategori tidak sehat
2. Kinshasa, Kongo dengan AQI poin 158 atau berada pada kategori tidak sehat
3. Delhi, India dengan AQI poin 124 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif
4. Lahore, Pakistan dengan AQI poin 115 berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif
5. Dubai, Uni Emirat Arab dengan AQI poin 107 atau masuk kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif

Kota dengan kualitas udara terbaik di dunia pada pagi ini ditempati oleh Kota Sydney, Australia dengan AQI poin 12 atau berada pada kategori baik.

Meskipun Jakarta masuk sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pagi ini, kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia adalah Tangerang Selatan, Banten. Indeks AQI poin Tangerang Selatan pagi ini berada di angka 197 atau berada pada kategori tidak sehat. Tangerang Selatan tidak masuk dalam pantauan ranking kota-kota global karena statusnya bukan sebagai kota metropolitan.

Indeks AQI menunjukkan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 sebesar 0-50. Kategori sedang dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-150.

Berikutnya kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat sebesar 200-299, dan kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. Kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udara dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Kualitas udara masuk kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. Secara umum, kualitas udara pada rentang tersebut dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...