Menteri LH Ajak Kepala Daerah Ikuti Aksi World Cleanup Day pada 20 September

Image title
9 September 2025, 15:17
World Cleanup Day
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/rwa.
Peserta dari komunitas, organisasi dan pelajar se-Kota Tasikmalaya pungut sampah pada World Cleanup DayÊ (WCD) di Sungai Cimulu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (23/9/2023). Kegiatan dalam rangkaian memperingati Hari Bersih-bersih Sedunia itu untuk menyatukan jutaan sukarelawan di dunia dalam upaya mengatasi krisis sampah global sekaligus mengampanyekan bijak kelola sampah menuju Indonesia bersih.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menjelang peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025 yang akan digelar serentak pada 20 September mendatang, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengajak seluruh pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih terbesar dunia tersebut.

Ajakan ini disampaikan dalam forum sosialisasi daring yang diikuti oleh jajaran gubernur, bupati, dan walikota dari seluruh penjuru tanah air.

“Ini adalah momentum gotong royong dan kerja bersama untuk Indonesia yang lebih bersih. Insya Allah kita akan bersama-sama mengikuti World Cleanup Day pada 20 September 2025,” ujar Hanif, Selasa (9/9).

Hanif menegaskan partisipasi Indonesia dalam World Cleanup Day bukan sekadar mengikuti tren global, melainkan merupakan wujud nyata dari komitmen terhadap amanat nasional, khususnya yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Dalam dokumen RPJMN tersebut, Presiden memberikan mandat untuk mempercepat penuntasan permasalahan pengelolaan sampah di seluruh Indonesia. Targetnya, Indonesia harus mampu mengelola sampah hingga 100% pada tahun 2029. Sementara pada tahun 2025 ini, target pengelolaan sampah nasional ditetapkan sebesar 51,21%.

“Angka ini tentu bukan angka yang sederhana. Maka, partisipasi pemerintah daerah menjadi peran penting sebagai ujung tombak pelaksanaan di lapangan,” tegas Hanif.

World Cleanup Day sendiri merupakan gerakan bersih-bersih global yang pertama kali diinisiasi oleh organisasi Let's Do It! di Estonia pada tahun 2008. Gerakan ini telah diakui secara internasional dan sejak 2018 digelorakan secara luas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kini, lebih dari 180 negara, termasuk Indonesia, turut berpartisipasi dalam aksi tahunan tersebut.

Sejak tahun 2023, WCD Indonesia telah menjadi anggota resmi Indonesia National Plastic Action Partnership (NPAP) dan menjadi bagian dari kampanye aksi SDGs PBB. Di COP 23 Dubai tahun lalu, World Cleanup Day resmi ditetapkan sebagai peringatan tahunan internasional yang jatuh setiap 20 September.

Di Indonesia, kegiatan ini secara hukum berada di bawah naungan Yayasan Lestari dari Indonesia (Let’s Do It! Indonesia) dan telah mendapatkan akreditasi dari UN Environment Programme.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...