Separuh Emisi Langkah Membumi Susut Berkat Kelola Tuntas Sampah

Dini Hariyanti
Oleh Dini Hariyanti - Tim Publikasi Katadata
7 Januari 2026, 08:04
langkah membumi
Blibli
Sesi pembukaan Langkah Membumi Ecoground 2025.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Penurunan total emisi Langkah Membumi Ecoground 2025 hingga 57 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya menunjukkan bahwa acara publik berskala besar tetap dapat dikelola secara lebih bertanggung jawab, dengan pendekatan keberlanjutan yang terukur dan konsisten.

Berdasarkan Impact Report Langkah Membumi Ecoground 2025 yang dirilis Blibli Tiket Action, total emisi acara tercatat sebesar 94,1 kg CO₂e, turun signifikan dari 218,6 kg CO₂e pada 2024. Penurunan ini dicapai melalui pemanfaatan infrastruktur eksisting, efisiensi energi, serta praktik repurposing material acara yang diterapkan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Evaluasi dampak keberlanjutan dilakukan bersama Life Cycle Indonesia menggunakan pendekatan life cycle assessment (LCA) berbasis standar ISO 14040/44 untuk aspek lingkungan dan ISO 14075 untuk aspek sosial. Pendekatan ini memastikan transparansi data sekaligus menjadi dasar perbaikan berkelanjutan pada penyelenggaraan acara publik di masa mendatang.

Dalam aspek pengelolaan limbah, seluruh sampah yang dihasilkan selama dua hari pelaksanaan berhasil dikelola dan dipilah secara menyeluruh. Tercatat 187 kg sampah tidak berakhir sebagai limbah tak terkelola. Upaya ini diperkuat dengan penyediaan 12 water refill station yang mendistribusikan 741 liter air minum, sehingga membantu mencegah penggunaan 1.235 botol plastik sekali pakai.

Selain menekan emisi operasional, Langkah Membumi Ecoground 2025 juga mencatat kontribusi pada restorasi ekosistem pesisir. Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, acara ini menghimpun donasi 110.500 pohon mangrove, yang dalam periode delapan tahun diproyeksikan mampu menyerap hingga 3.635,5 ton CO₂.

Mangrove tersebut berasal dari berbagai inisiatif partisipatif, mulai dari konversi pembelian tiket pengunjung, kegiatan community run dan cycling, hingga kolaborasi dengan komunitas olahraga dan mitra keberlanjutan. Skema ini menegaskan pendekatan kolaboratif sebagai bagian integral dari desain acara.

Ruang Publik sebagai Pemantik Aksi

Mengusung tema CollaborAction for the Earth, Langkah Membumi Ecoground dirancang sebagai ruang temu publik yang mengintegrasikan gaya hidup, olahraga, dan edukasi keberlanjutan. Acara ini menghadirkan empat zona utama, yaitu Eco Motion, Eco Market, Eco Labs, dan Eco Stage, yang mendorong pengunjung terlibat langsung dalam praktik keberlanjutan sehari-hari.

COO & Co-Founder Blibli Lisa Widodo menyatakan bahwa prinsip keberlanjutan diterapkan sebagai bagian dari keputusan operasional, bukan sekadar pesan tambahan dalam penyelenggaraan acara.

“Ketika ruang publik dirancang secara lebih bertanggung jawab, hal itu dapat membantu membangun kebiasaan baru. Perubahan dimulai dari pilihan-pilihan sederhana dalam keseharian,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (24/12).

Dari sisi dampak sosial, survei internal menunjukkan mayoritas pengunjung Langkah Membumi Ecoground berasal dari kalangan generasi muda. Lebih dari separuh responden menyatakan niat untuk mengubah perilaku keberlanjutan mereka setelah menghadiri acara. Temuan ini menegaskan peran pengalaman langsung di ruang publik sebagai jembatan dari kesadaran menuju aksi nyata.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengapresiasi Langkah Membumi Ecoground sebagai ruang edukatif yang tidak hanya mengangkat isu lingkungan, tetapi juga menampilkan praktik penyelenggaraan acara yang bertanggung jawab, khususnya dalam pengelolaan limbah dan pelibatan generasi muda.

“Melalui kolaborasi lintas sektor seperti ini, upaya menjaga lingkungan dapat diperkuat dan dijalankan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Impact Report 2025, Blibli menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif dan berbasis data menjadi fondasi penting dalam menciptakan ruang publik berkelanjutan. Di tengah meningkatnya urgensi krisis iklim, Langkah Membumi diposisikan sebagai model aksi kolektif berbasis komunitas yang memberikan kontribusi terukur bagi pengurangan emisi sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...