Keseluruhan 31 fasilitas waste to energy akan mengelola 40 ribu ton sampah per hari. Artinya, masih ada lebih dari 100 ribu ton sampah harian nasional yang perlu dikelola dengan teknologi lain.
Meski naik, porsi sampah yang terkelola masih cukup jauh dari target sampah terkelola yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yaitu 63% pada 2026.
Grab memberikan buku dan video edukasi transisi kemasan berkelanjutan, termasuk uji coba penerapan bersama sejumlah mitra merchant yang mulai mengeksplorasi penggunaan kemasan berkelanjutan.
Pengelolaan sampah organik secara mandiri, seperti yang dilakukan Arief, akan mengurangi volume sampah yang berakhir ke TPA, mengurangi timbulan sampah, serta bau yang ditimbulkan air lindi.