Target Pengurangan 70% Sampah Plastik ke Laut Meleset, Bakal Ada Target Baru?
Pemerintah Indonesia menargetkan pengurangan kebocoran sampah plastik ke laut sebesar 70% pada 2025. Namun, target yang tertuang pada Rencana Aksi Nasional (RAN) untuk penanganan sampah laut ini meleset. Hingga saat ini, Indonesia baru mengurangi sekitar 48% kebocoran sampah plastik ke laut.
Sementara, menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan National Plastic Action Partnership (NPAP), estimasi kebocoran sampah plastik ke laut Indonesia mencapai sekitar 0,27-0,62 juta ton per tahun.
Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Bidang Pangan Nani Hendiarti mengungkapkan, pihaknya akan terus mengawal rencana aksi ini.
“Ini sedang disusun regulasi yang baru, kelanjutan dari yang lama,” kata Nani, dalam Peringatan Hari Laut 2026: Sustainable Marine Resources for Our Blue Planet di Jakarta, Selasa (9/6).
Sebagian besar sampah plastik di laut bersumber dari kabupaten atau kota berukuran sedang, serta pedesaan dengan kapasitas pengelolaan rendah. Tingkat kebocoran ini mencakup sekitar 9% dari timbulan sampah plastik per tahun.
Dalam rencana aksi yang dirilis pada 2018 itu, 16 kementerian di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (waktu itu) dilibatkan untuk mengurangi sampah plastik yang terbuang ke laut dan menyediakan peta jalan mencegah sampah plastik tersebar ke lingkungan melalui ekonomi sirkular.
“Kita masih punya PR (pekerjaan rumah) 22% lagi yang terus harus kita upayakan agar kebocoran sampah plastik di laut ini bisa berkurang,” kata Nani.
Dorong Kerja Sama Regional
Selain upaya nasional, Nani juga mendorong upaya kerja sama di regional. Layaknya ikan, sampah juga bisa bermigrasi ke perairan lainnya. Karena itu, penanganan sampah plastik di laut harus dilakukan bersama-sama.
Kerja sama ini di antaranya melalui National Plastic Action Partnership (NPAP) di bawah naungan World Economic Forum, yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah sampah plastik secara signifikan.
Secara keseluruhan, timbulan sampah Indonesia mencapai kurang lebih 60 juta ton per tahun, sebanyak 19% di antaranya adalah sampah plastik. Dari total jumlah tersebut, 39% sampah belum terkelola maksimal sehingga berpotensi bocor ke lingkungan dan lautan.
