Minyak Goreng Bekas Kini Bisa Ditukar Uang Rp 6.000 per Liter, Ini Caranya

Image title
21 Januari 2025, 18:19
Warga memindahkan minyak jelantah ke UCollect Box di SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta, Rabu (15/1/2025). PT Pertamina Patra Niaga melanjutkan program pengumpulan minyak jelantah hasil konsumsi rumah tangga untuk diolah menjadi energi bersih yang ramah l
ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/rwa.
Warga memindahkan minyak jelantah ke UCollect Box di SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta, Rabu (15/1/2025). PT Pertamina Patra Niaga melanjutkan program pengumpulan minyak jelantah hasil konsumsi rumah tangga untuk diolah menjadi energi bersih yang ramah lingkungan dengan reward berupa saldo dompet digital senilai Rp6.000 per liter dan tambahan lima poin per liter pada aplikasi MyPertamina bagi masyarakat yang mengumpulkan minyak jelantah di UCollect Box.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Masyarakat saat ini dapat menghasilkan uang dengan mengumpulkan minyak jelantah atau minyak goreng yang sudah dipakai (used cooking oil/UCO). Minyak jelantah tersebut selanjutnya akan diproses dan diubah menjadi bahan bakar minyak bagi pesawat yang ramah lingkungan.

Salah satu perusahaan yang mengajak masyarakat mengumpulkan minyak jelantah itu adalah PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui Program Green Movement UCO. Dalam program ini, minyak jelantah yang selama ini dianggap limbah rumah tangga akan dikumpulkan dan diolah menjadi biofuel, seperti HVO (hydrotreated vegetable oil) dan SAF (sustainable aviation fuel).

Inisiatif ini tidak hanya membantu mengurangi limbah tetapi juga berkontribusi pada solusi energi yang lebih ramah lingkungan. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam menerapkan Masyarakat saat ini dapat menghasilkan uang dengan mengumpulkan minyak jelantah atau minyak goreng yang sudah dipakai (used cooking oil/UCO). prinsip ekonomi sirkular.

"Dengan mengumpulkan minyak jelantah, kita tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga mendukung produksi energi bersih," ujar Heppy dalam Keterangan tertulis, Selasa (14/1).

Heppy mengatakan masyarakat yang mengumpulkan minyak jelantah bisa mendapatkan saldo e-wallet Rp 6.000 per liter. Masyarakt juga bisa mendapatkan e-voucher MyPertamina senilai Rp 25.000.

Selain itu, setiap bulan terdapat kesempatan bagi 50 peserta beruntung untuk mendapatkan e-voucher Pertamina senilai Rp25.000 selama periode program dari 21 Desember 2024 hingga 20 Maret 2025.

Berikut tata cara penukaran minyak jelantah:

1. Unduh Aplikasi MyPertamina yang tersedia di Google Play Store atau App Store, lalu registrasi dengan data diri lengkap sesuai sertifikasi.

2. Siapkan minyak jelantah yang sudah bersih tapa kotoran atau bahan kimia.

3. Masyarakat bisa membawa minyak jelantah ke titik pengumpulan UCOllect Box yang tersebar di beberapa SPBU Pertamina.

4. Siapkan scan kode QR menggunakan aplikasi MyPertamina saat menempatkan minyak di UCOllect Box.

5.  Seteah scan barcode dan berhasil, tuangkan minyak ke tempat yang disediakan dan mesin akan menghitung volume dan secara otomatis mengirimkan insentif ke dompet digital.

Lokasi pengumpulan

Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan, bekerjasama dengan noovoleum sebagai penyedia UCOllect Box yang telah tersertifikasi internasional sebagai pengumpul minyak jelantah atau UCO.

Saat ini titik pengumpulan berada di enam titik, berikut ini daftarnya:

1. Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat di Jakarta Pusat

2. Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta Selatan

3. SPBU 31.401.01 Dago Bandung,

4. SPBU 31.128.02 MT Haryono Jakarta Selatan

5. SPBU 31.134.02 Kalimalang Jakarta Timur

6. SPBU 31.153.01 BSD Tangerang Selatan

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Djati Waluyo

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...