Instalasi Panel Surya Komunitas di AS Anjlok Terimbas Kebijakan Donald Trump
Laporan terbaru konsultan energi Wood Mackenzie dan Coalition for Community Solar Access mengungkapkan, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya komunitas (community solar) di Amerika Serikat tercatat turun tajam sebesar 36% pada semester I-2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Melansir dari laporan Reuters, dalam enam bulan pertama tahun ini, hanya 440 megawatt kapasitas baru yang berhasil terpasang, menurun dari 683 megawatt pada paruh pertama 2024. Penurunan ini terjadi setelah capaian rekor sepanjang 2024, ketika pembangunan community solar menembus 1,8 gigawatt, angka tahunan tertinggi hingga kini.
Laporan tersebut juga mengungkapkan ekspansi energi surya di AS diperkirakan melambat dalam beberapa tahun mendatang seiring berkurangnya insentif federal. Dampak kebijakan Presiden Donald Trump melalui One Big Beautiful Bill Act serta sejumlah perubahan aturan federal membuat Wood Mackenzie memangkas proyeksi lima tahun ke depan sebesar 8%dibandingkan perkiraan sebelumnya.
“Setelah tahun rekor, pasar kini menyesuaikan diri dengan dinamika kebijakan baru dan hambatan struktural,” ujar Caitlin Connelly, penulis utama laporan tersebut. Ia menambahkan, pertumbuhan diprediksi akan kembali pulih seiring matangnya program energi surya di tingkat negara bagian serta stabilnya insentif federal.
Community solar merupakan skema yang memungkinkan pelanggan listrik berlangganan sebagian dari proyek tenaga surya bersama dan menerima potongan tagihan listrik. Skema ini dianggap sebagai instrumen penting untuk memperluas akses energi bersih bagi penyewa serta masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah.
