Antisipasi Corona, Gubernur Sulsel Batalkan Ijtima Dunia di Gowa

Gubernur Sulsel bersama Kepolisian bakal mengisolasi dan mengawal kepulangan peserta Itjima Dunia demi mencegah penyebaran virus corona.
Image title
19 Maret 2020, 08:08
virus corona
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Ilustrasi, Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Nurdin akhirnya membatalkan acara Itjima Dunia yang rencananya dihadiri 8.000 peserta untuk mencegah penularan virus corona.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah akhirnya membatalkan acara Ijtima Dunia yang rencananya digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Kamis (19/3). Keputusan tersebut diambil untuk mencegah penyebaran virus corona di acara yang dihadiri ribuan orang.

Nurdin menyatakan acara tersebut resmi dibatalkan setelah berkoordinasi dengan Kapolri serta Kapolda Sulsel dan Bupati Gowa. Pemerintah daerah bersama kepolisian pun berusaha meminimalisir interaksi para peserta yang telah datang dengan warga di sekitar lokasi acara.

"Selanjutnya kami akan mengantar mereka pulang ke pelabuhan dan bandara dengan pengamanan yang dibutuhkan," ujar Nurdin melalui akun Instragram pada Rabu (18/3) malam.

(Baca: 19 Orang Positif Corona di RI Meninggal, Tertinggi di Asia Tenggara)

Advertisement

Dia menyebut, acara Ijtima Jamaah Tabligh yang rencananya akan berlangsung di Pakkatto, Kabupaten Gowa, akan dihadiri oleh ribuan jamaah dari seluruh tanah air termasuk warga negara asing. Sebelum acara berlangsung, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Gowa dan Kapolda Sulsel agar acara tersebut ditunda pelaksanaannya terkait merebaknya virus corona di tanah air.

"Namun ternyata panitia lokal tetap melaksanakan acaranya sehingga ribuan peserta dari sejumlah daerah di Indonesia dan ratusan dari luar negeri terlanjur hadir melalui pelabuhan dan bandara," kata dia.

(Baca: Isolasi Pasien Corona, Pemerintah Siapkan 1.800 Ranjang di Wisma Atlet)

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo juga menyatakan panitia akhirnya memutuskan menunda kegiatan hingga situasi kembali membaik dari wabah virus corona. Ijtima Dunia 2020 Zona Asia itu rencananya diikuti sekitar 8.000 peserta dari 48 negara.

"Kegiatan ini dinanti oleh masyarakat kita, tetapi jika itu dalam situasi dan kondisi normal. Tapi sekarang berbeda, ada hal luar biasa terjadi yang masalahnya sama dihampir seluruh dunia yakni COVID-19," kata Adnan dikutip dari Antara.

Lebih lanjut dia menyebut para peserta menerima dilokalisir sambil menunggu jadwal pemulangan ke negara masing-masing. "Kami sepakat mengisolasi sementara di lokasi kegiatan sampai menunggu jadwal pemulangan ke negara masing-masing," ujarnya.

(Baca: Sri Mulyani Siapkan Stimulus Jilid III untuk Redam Penyebaran Corona)

 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait