Toba Surimi Industries IPO, Sahamnya Melonjak 34,67%

Patricia Yashinta Desy Abigail
10 Agustus 2022, 10:42
Toba Surimi Industries IPO, Sahamnya Melonjak 34,67%
Dok. Toba Surimi Industries
PT Toba Surimi Industries Tbk

PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB), mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (10/8). 

Berdasarkan data perdagangan sampai dengan pukul 09.15 WIB, harga saham Toba Surimi Industries naik 34,67% ke level Rp 202 dari level harga penawaran umum, yakni Rp 150. Harga sahamnya bertahan dari awal pembukaan perdagangan.

Advertisement

Harga saham perseroan juga mendekati level batas auto reject atas (ARA) karena naik 35% dalam sehari untuk perusahaan dengan harga penawaran umum perdana saham di kisaran Rp 50 sampai Rp 200 per saham. 

Volume saham yang diperdagangkan tercatat 31,25 juta dengan nilai transaksinya Rp 6,31 miliar. Sementara itu, frekuensi perdagangannya tercatat sebanyak 2.856 kali. 

Berdasarkan prospektus, perseroan melakukan penawaran umum perdana saham yakni sebesar 312,50 juta saham atau sebanyak 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. 

Jumlah nilai penawaran umum yakni sebanyak Rp 58,50 miliar. Perseroan akan menggunakan sekitar 94,35% untuk modal kerja perseroan seperti pembelian bahan baku dan bahan penunjang, gaji dan tunjangan karyawan, serta biaya operasional lainnya.

Lalu, 5,65% akan digunakan untuk belanja modal perseroan dalam rangka ekspansi kapasitas produksi dengan pengadaan 5 unit kapal laut untuk penangkapan bahan baku utama perseroan yaitu hasil laut. Dengan indikasi nilai pembelian sekitar Rp3,1 miliar.

PT Toba Surimi Industries Tbk didirikan pada tahun 1997. Saat itu hanya memiliki 1 divisi yaitu divisi yang mengolah daging kepiting yang dipasteurisasi. Saat pertama berdiri, perseroan memiliki 50 karyawan dan penjualan hanya dilakukan di Amerika Serikat. 

Halaman:
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement