Sahamnya Melesat 2,3%, Kapitalisasi Pasar Apple Tembus US$ 3 Triliun

Happy Fajrian
1 Juli 2023, 14:31
apple, kapitalisasi pasar, wall street
123RF.com
Simbol Apple Macintosh atas pintu masuk toko Apple di Esplanade, distrik La Defense pada 21 Februari 2015 di Paris, Prancis.

Saham Apple Inc. mengakhiri sesi perdagangan Jumat (30/6) di Wall Street naik 2.3% menjadi US$ 193,97. Dengan kenaikan tersebut total kapitalisasi pasar perusahaan besutan Steve Jobs tersebut naik menyentuh US$ 3,05 triliun atau sekitar Rp 45,9 kuadriliun.

Ini merupaka rekor tertinggi keempat berturut-turut nilai pasar Apple. Kapitalisasi pasar perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, secara singkat memuncak di atas US$ 3 triliun pada perdagangan intraday pada 3 Januari 2022 sebelum menutup sesi tepat di bawah angka tersebut.

Saham-saham yang naik signifikan selain Apple yaitu Nvidia Corp dan Tesla Inc., yang didorong oleh laporan Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) terkait indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi yang naik lebih sedikit pada Mei dibandingkan April. Ini mencerminkan keberhasilan The Fed dalam mengendalikan inflasi.

Harga saham Apple telah melonjak 49% sejauh ini pada tahun 2023 dalam reli oleh beberapa perusahaan paling berharga di Wall Street, didorong oleh harapan bahwa Fed mendekati akhir kampanye kenaikan suku bunga, dan oleh optimisme tentang potensi kecerdasan buatan.

Laporan kuartal terbaru Apple di bulan Mei menunjukkan pendapatan dan laba turun tetapi masih mengalahkan ekspektasi analis. Seiring dengan rekam jejak pembelian kembali saham yang stabil, hasil keuangan memperkuat reputasinya sebagai investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Ini adalah bukti dari salah satu perusahaan publik terbesar yang pernah ada. Perusahaan ini terus tumbuh dan mendiversifikasi aliran pendapatannya, memiliki manajemen yang ramah pemegang saham, membeli kembali saham, membagikan dividen, dan memiliki neraca yang kuat dan arus kas yang dapat dipertahankan,” kata Art Hogan, kepala strategi pasar di B. Riley Wealth, dikutip dari Reuters pada Sabtu (1/7).

Tonggak sejarah Apple mencapai kapitalisasi pasar US$ 3 triliun mengikuti peluncuran produk headset augmented-reality yang mahal pada 5 Juni, taruhan paling berisiko sejak pengenalan iPhone lebih dari satu dekade lalu. Sejak saat itu harga saham Apple telah naik sekitar 7%, dibandingkan dengan kenaikan 4% di S&P 500.

Keuntungan baru-baru ini di saham Apple telah melampaui perkiraan analis untuk pendapatan masa depan perusahaan. Sekarang diperdagangkan lebih dari 29 kali pendapatan yang diharapkan, tertinggi sejak Januari 2022, menurut data Refinitiv. Itu sebanding dengan rasio PE rata-rata sekitar 13 untuk indeks teknologi S&P 500.

Empat perusahaan AS lainnya memiliki valuasi lebih dari US$ 1 triliun yaitu perusahaan induk Google, Alphabet Inc; Amazon.com Inc, Nvidia,  dan Microsoft Corp, yang mengikuti Apple dengan nilai pasar US$ 2,5 triliun.

Saham Tesla dan Meta Platforms Inc meningkat lebih dari dua kali lipat tahun ini, sementara kenaikan 190% saham Nvidia telah melambungkan pembuat chip tersebut ke dalam klub bernilai triliunan dolar.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...