Perluas Inklusi Keuangan, Ajaib dan APEI Gelar Literasi Keuangan 2025
Ajaib Sekuritas bersama Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) menyelenggarakan acara Literasi Keuangan 2025 Solo, Jawa Tengah. Acara ini merupakan upaya untuk mendorong peningkatan literasi guna memperluas inklusi keuangan.
Ajaib mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, masih banyak masyarakat khususnya generasi muda, yang aktif menggunakan layanan keuangan digital tapi elum sepenuhnya memahami risiko dan manfaat produk keuangan secara menyeluruh. Celah ini yang kerap dimanfaatkan praktik investasi ilegal dan keputusan finansial yang tidak sehat.
Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 2 M. Wira Adi Brata menyambut baik Literasi Keuangan 2025. Menurutnya, edukasi pasar modal memang harus menjangkau masyarakat luas, tidak hanya di kota besar.
“Dengan literasi yang lebih baik, masyarakat dapat membedakan instrumen investasi legal dan mengambil keputusan yang tepat. Kegiatan bersama Ajaib dan APEI ini menjadi contoh sinergi positif untuk memperkuat ekosistem pasar modal di daerah,” tutur Wira dikutip melalui keterangan resmi, Selasa (26/8).
Sementara itu, Anggota Departemen P3S, selaku perwakilan APEI, Gurasa Siagian turut menegaskan pentingnya literasi berkesinambungan. Baginya, Literasi Keuangan 2025 merupakan bentuk komitmen APEI untuk membangun kepercayaan publik kepada pasar modal Indonesia.
“Investor yang teredukasi akan lebih percaya diri, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan pasar modal yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur Utama Ajaib Sekuritas Juliana mengatakan, pihaknya ingin membantu masyarakat memahami strategi keuangan yang tepat sehingga keputusan investasi dapat dilakukan dengan lebih bijak dan berorientasi jangka panjang.
“Kami percaya literasi keuangan adalah kunci inklusi keuangan yang lebih luas di Indonesia,” ujarnya
Melalui kolaborasi ini, Ajaib menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi finansial yang relevan, mudah dipahami, dan mampu menjawab kebutuhan investor di berbagai daerah. DAn juga menjadikan pasar modal Indonesia semakin inklusif dan terpercaya.
