Aksi Baru Emiten Prajogo (CDIA) Kantongi Pinjaman Jumbo Rp 3,34 Triliun
Emiten konglomerat RI Prajogo Pangestu PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menandatangani fasilitas pinjaman senilai US$ 200 juta atau senilai Rp 3,34 triliun dari Bangkok Bank Public Company Limited.
Manajemen CDIA menyampaikan, perjanjian pinjamanini ditandatangani pada 29 Desember 2025. Dana pinjaman akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari perusahaan dan/atau pembayaran ongkos, biaya, serta pengeluaran yang terkait dengan fasilitas pinjaman tersebut. Jangka waktu penarikan yakni enam bulan sejak tanggal penandatanganan.
“Pemberian fasilitas pinjaman ini dimaksudkan untuk mendukung keperluan umum korporasi CDIA, termasuknamun tidak terbatas pada pembiayaan kegiatan operasional dan pengembangan usaha,” ucap manajemen CDIA dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (31/12).
CDIA sebelumnya menggelontorkan pinjaman kepada perusahaan saudari atau sister company, PT Chandra Asri Capital Pte. Ltd. (CAC) mencapai US$ 95 juta atau Rp 1,59 triliun.
CAC merupakan anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang kini berinvestasi di sektor penyediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU di Singapura. Perjanjian antara kedua anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) inimeneken perjanjian pinjaman pada 18 Desember 2025 dengan jangna waktu hingga 31 Desember 2030.
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi Grup Perseroan untuk memperkuat sinergi serta ekspansi usahanya, serta diharapkan memberikan nilai tambah bagi grup perseroan di masa mendatang,” ujar manajemen Chandra Asri dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa (23/12).
