Asing Net Buy Rp 759 M saat IHSG Jeblok ke 8.951, Borong Saham BRPT hingga DEWA

Agustiyanti
24 Januari 2026, 17:21
investor asing, saham, BRPT
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih di saham BRPT mencapai Rp 128,07 miliar, BBRI sebesar Rp 125,01 miliar, dan DEWA Rp 98,34 miliar.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih atau net buy mencapai Rp 759 miliar saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok ke level Rp 8.951 pada perdagangan Jumat (23/1). Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Derma Hanwa Tbk (DEWA) paling banyak diborong investor asing. 

Berdasarkan data Stockbit, investor asing mencatatkan transaksi beli bersih di saham BRPT mencapai Rp 128,07 miliar, BBRI sebesar Rp 125,01 miliar, dan DEWA Rp 98,34 miliar. Harga saham BRPT anjlok 5,82% ke level Rp 2.890, sedangkan BBRI naik 1,05% ke level Rp 3.850 dan DEWA naik 3,01% ke level Rp 685 pada perdagangan kemarin. 

Di sisi lain, investor asing tercatat melepas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp 527,45 miliar dan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebesar Rp 96,43 miliar. Harga saham BBCA stagnan di level Rp 7.650, sedangkan GOTO anjlok 3,23% ke level Rp 60. 

IHSG menutup pekan ini parkir di zona merah ke level 8.951,01 atau turun 0,46% atau 41,17 poin. Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi perdagangan mencapai 64,15 miliar saham dan frekuensi hampir 3,32 juta kali.

Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 16.273,6 triliun dengan total nilai transaksi sebesar Rp 32 triliun. Sebanyak 191 saham menghijau, 495 saham melemah, dan 118 saham lainnya stagnan.

Pada perdagangan kemarin, transaksi saham masih didominasi oleh investor domestik mencapai 71% dari total transaksi. Investor asing mencatatkan transaksi beli mencapai Rp 9,79 triliun dan transaksi jual Rp 9,03 triliun. 

Berikut 10 saham yang paling banyak dibeli asing pada Jumat (23/1):

  1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 128,07 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 125,01 miliar
  3. PT Derma Hanwa Tbk (DEWA) Rp 98,34 miliar
  4. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 76,76 miliar
  5. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 72,84 miliar
  6. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 72,26 miliar
  7. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 70,04 miliar
  8. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 45,65 miliar
  9. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) Rp 43,02 miliar
  10. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp 40,01 miliar

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...