Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan transaksi investor asing di pasar modal Indonesia tercatat beli bersih atau net buy sebesar Rp 360 miliar pada periode Februari 2026.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling banyak diborong investor asing mencapai Rp 615,67 miliar, sedangkan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) banyak dilepas.
Tren outflow dari pasar modal RI sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelum pengumuman MSCI, Januari lalu. Arus dana keluar investor asing itu terus berlanjut hingga pekan kedua Februari.
Investor asing membukukan transaksi beli bersih atau net buy sebesar Rp 211,60 miliar dengan volume transaksi mencapai 92 juta saham selama satu sesi perdagangan hingga jeda makan siang tadi.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bumi Resources Indonesia Tbk (BUMI) paling banyak diborong investor asing saat IHSG jeblok di bawah 8.000 pada Jumat (6/2).
CIO Danantara, Pandu Sjahrir, menilai pengumuman MSCI terkait hasil konsultasi mengenai perubahan metodologi perhitungan porsi saham publik atau free float bisa menyehatkan pasar modal Indonesia.
Dominasi investor domestik yang saat ini menguasai 71,5% dari total transaksi di pasar modal menjadi bantalan penting yang menahan kejatuhan IHSG lebih dalam akibat tekanan eksternal.
Asing melakukan aksi jual besar-besaran di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi jual bersih atau net buy mencapai Rp 3,85 triliun.