Chengdong Investment (CIC) Hilang di Daftar 1%, Siapa Kini Penghuni Saham BUMI?

Nur Hana Putri Nabila
4 Maret 2026, 09:49
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Struktur pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menjadi perhatian pasar. Dalam data terbaru yang dirilis Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026, nama HSBC–FUND SVS A/C Chengdong Investment Corporation (CIC) tidak lagi tercantum sebagai pemegang saham di atas 1%.

Padahal, berdasarkan komposisi pemegang saham yang sebelumnya dipublikasikan perseroan per 30 Januari 2026, Chengdong Investment tercatat menggenggam lebih dari 10 miliar saham BUMI melalui PT Bank HSBC Indonesia. Hilangnya nama tersebut dari daftar KSEI menimbulkan tanda tanya, terlebih di tengah rumor penambahan kepemilikan oleh grup investor besar yang belakangan ramai diperbincangkan.

Berdasarkan data yang dirilis per 27 Februari 2026, pemegang saham terbesar adalah Mach Energy (Hongkong) Limited yang menguasai sekitar 170 miliar saham atau setara dengan 45,78% dari total saham BUMI. Mach Energy merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan Grup Salim. 

Di posisi berikutnya UBS Switzerland AG dengan kepemilikan sekitar 18,94 miliar saham atau sekitar 5,10%. Selanjutnya Cris Developments Limited tercatat memiliki 14,77 miliar saham atau sekitar 3,98%.

Kemudian Treasure Global Investments Limited menggenggam 11,80 miliar saham atau sekitar 3,18% dan Glas Trust (Singapore) Ltd. menggenggam 7,71 miliar saham BUMI atau sekitar 2,08%. Lalu Bank of Singapore Limited memiliki saham BUMI hingga 3,85 miliar atau 1,04%.

Sementara itu Grup Bakrie, PT Bakrie Capital Indonesia tercatat memegang sekitar 4,39 miliar saham atau setara 1,18% dari total saham BUMI.

Menyusutnya kepemilikan saham CIC di BUMI membuat rumor bahwa Grup Salim menambah kepemilikan saham kian kencang. Namun, kabar ini sempat dibantah manajemen BUMI.   

Wakil Presiden Direktur Bumi Resources Agoes Projosasmito yang juga merupakan orang dari lingkaran Grup Salim menampik kabar yang beredar. “Setahu saya Salim tidak mempunyai rencana menambah kepemilikan saham BUMI apalagi membeli dari CIC,” ujar Agoes kepada Katadata.co.id pada Januari (20/1).




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...