IHSG Rawan Terkoreksi Awal Pekan Ini, Saham ICBP hingga ANTM Jadi Rekomendasi

Karunia Putri
30 Maret 2026, 06:46
ihsg, bursa, saham
Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berjalan di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (9/3/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi mengalami koreksi perdagangan hari ini. Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) hingga PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG berpotensi turun ke kisaran level 7.105–7.140. Sebab pada perdagangan sebelumnya, indeks ditutup turun tipis di atas level support minor 7.305. Menurutnya, area 7.105–7.140 masih menjadi support kuat dalam jangka pendek.

Meski demikian, Ivan mengingatkan adanya potensi penurunan lanjutan menuju level 6.744 apabila tekanan jual semakin agresif. Adapun level support IHSG berada di level 7.305, 7.106, 6.900 dan 6.744, sementara level resistance di level 7.450, 7.585, 7.765 dan 8.098. 

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” kata Ivan dalam keterangannya dikutip Senin (30/3).

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Seiring dengan itu, Ivan merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan hari ini. Di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) direkomendasikan untuk beli di harga 6.900 – 7.050 dengan target harga terdekat di 7.825 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) disarankan untuk beli di harga 5.800 – 5.900 dengan target harga terdekat di 6.350.

Kemudian ada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) direkomendasikan beli pada rentang harga 2.000 – 2.100 dengan target harga terdekat di 2.430, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) direkomendasikan beli pada rentang harga 600 – 630 dengan target harga terdekat di 800 serta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) disarankan beli di harga 2.700 – 2.780 sebagian di 2.880 sebagai target harga terdekat di 2.950.

Sementara itu senior teknikal analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menilai, secara teknikal IHSG seharusnya masih dalam fase penurunan harga yang terbatas (limited downside) selama indikator RSI menunjukkan oversold. Di sisi lain, indikator Stochastic KD dan RSI masih menunjukkan sinyal positif, meskipun volume menurun.

Nafan menjelaskan, eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah masih menjadi pemicu sentimen risk-off yang mendorong volatilitas pasar global. Selain itu, kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan memicu pergerakan pasar yang fluktuatif.

Meski demikian, ia melihat peluang adanya aksi rebalancing portofolio oleh manajer investasi menjelang akhir bulan. Hal ini mengingat hanya tersisa dua hari perdagangan di Maret sekaligus penutupan kuartal pertama 2026.

“Kemungkinan akan ada aksi rebalancing portofolio oleh para pelaku manajer investasi demi mempercantik laporan kinerja portfolio secara kuartalan,” ujar Nafan.

Ia kemudian memberikan tiga rekomendasi hari ini, yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Elnusa Tbk (ELSA) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...