MSCI Bekukan Rebalancing Saham GOTO Imbas Likuiditas di Level Gocap

Karunia Putri
28 Mei 2026, 08:52
GoTo melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham GOTO
Dokumentasi GOTO
GoTo melepas sebanyak 46,7 miliar saham dan meraih dana IPO senilai Rp 15,8 triliun
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Lembaga pemeringkat indeks global MSCI membekukan proses rebalancing terhadap saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) karena saham emiten tersebut diperdagangkan di level minimum Rp 50 per saham alias gocap. MSCI menilai kondisi ini menimbulkan potensi masalah replikasi indeks akibat rendahnya likuiditas saham GOTO.

Dalam pengumuman resminya, MSCI menyatakan akan membekukan seluruh perubahan terkait saham GOTO dalam peninjauan indeks Mei 2026. Kebijakan itu mencakup perubahan jumlah saham atau number of shares (NOS), foreign inclusion factor (FIF), domestic inclusion factor (DIF), faktor pembatas (constraint factors), hingga penambahan maupun penghapusan saham GOTO di indeks MSCI. 

“Kebijakan ini berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted lainnya, seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes,” tulis MSCI dalam pengumumannya yang dikutip Kamis (28/5).

Meski demikian, MSCI menyebut perubahan constraint factor tetap dapat dilakukan apabila diperlukan agar indeks tertentu tetap memenuhi aturan batas konsentrasi sesuai metodologi yang berlaku.

MSCI juga akan kembali meninjau likuiditas saham GOTO pada evaluasi indeks Agustus 2026. Jika pada saat itu GOTO tidak memenuhi persyaratan likuiditas, MSCI membuka peluang untuk mengeluarkan saham tersebut dari indeksnya.

Saat ini, MSCI masih mempertahankan GOTO dalam MSCI Global Standard Indexes. Namun sebelumnya, MSCI juga telah membekukan penambahan konstituen baru dari Indonesia dalam peninjauan indeks kali ini. Pengumuman ini disampaikan dua pekan setelah MSCI merilis hasil rebalancing kuartalan Mei 2026 pada 13 Mei lalu. Sebaliknya, 18 emiten Indonesia justru dikeluarkan, terdiri dari enam saham di MSCI Global Standard Indexes dan 13 saham di MSCI Small Cap Indexes.

Di pasar, saham GOTO bertahan di level Rp 50 sejak 5 Mei. Sejak awal tahun, saham ini terkoreksi 21,88%. GOTO pertama kali masuk MSCI Global Standard Indexes pada Mei 2023. Saat itu, harga saham berada di kisaran Rp 100-an, jauh di bawah harga IPO sebesar Rp 338 per saham.

Setelah melantai di bursa, saham GOTO sempat menembus level tertinggi Rp 404 per saham. Namun, sejak akhir 2023, pergerakannya cenderung melemah dan konsisten berada di rentang Rp 70 hingga Rp 50.

Saat ini, kapitalisasi pasar GOTO tercatat sekitar Rp 59,55 triliun dengan porsi saham publik mencapai 71,28%.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...