Cengkeraman Grup Djarum di Saham Bakrie Telecom (BTEL)

Nur Hana Putri Nabila
24 Agustus 2026, 18:15
Ilustrasi Bakrie Telecom
Diolah dengan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Perusahaan-perusahaan ekosistem bisnis Grup Djarum kini menguasai saham Grup Bakrie, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL). Konglomerasi milik keluarga Hartono itu masuk melalui sejumlah entitas bisnis menara telekomunikasi yang mengonversi Obligasi Wajib Konversi (OWK) menjadi saham BTEL.

Berdasarkan data kepemilikan saham 20 Agustus 2026, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia atau Protelindo mengantongi sekitar 4,84 miliar saham atau setara 10,86% saham BTEL. 

Konversi OWK tersebut dilakukan pada harga Rp 200 per saham pada 20 Agustus 2026 kala saham BTEL digembok BEI di level Rp 50 per saham sejak 2019 silam.

“Penerimaan hasil konversi kepemilikan obligasi wajib konversi,” demikian tertulis dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Senin (24/8).

Berdasarkan pengumuman pelaksanaan Obligasi Wajib Konversi (OWK), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mencatat penambahan 6,31 miliar saham baru hasil konversi OWK pada 20 Agustus 2026.

Konversi itu dieksekusi oleh enam perusahaan afiliasi Grup Djarum, yaitu PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) sebanyak 250,80 juta saham, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia sebanyak 4,84 miliar saham, PT Komet Infra Nusantara sebanyak 47,35 juta saham.

Kemudian PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) sebanyak 888,12 juta saham, PT Sarana Inti Persada sebanyak 35,50 juta saham, hingga PT Reka Jasa Akses sebanyak 247,49 juta saham.

Alhasil jumlah saham BTEL yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik dari sebelumnya 38,33 miliar saham menjadi 44,64 miliar saham. 

Berikut pemegang saham BTEL per 31 Juli 2026:

No.Nama InvestorKlasifikasi InvestorLokal/AsingKewarganegaraanDomisiliSaham Tanpa WarkatSaham WarkatTotal Kepemilikan SahamPersentase Kepemilikan
1PT MAHINDO AGUNG SENTOSACorporateL INDONESIA5.000.439.00005.000.439.00013,05
2PT JASA INVESTINDOCorporateL INDONESIA1.613.331.00001.613.331.0004,21
3PT. HUAWEI TECH INVESTMENTPermanentEstablishmentL INDONESIA6.189.313.98006.189.313.98016,15
4SOLU SINDO KREASI PRATAMA, PTCorporateL INDONESIA1.507.578.50001.507.578.5003,93
5PT.BIOFUEL INDO SUMATRAVenture CapitalL INDONESIA3.145.050.00003.145.050.0008,21
6UBS AG, LONDONBankF SWITZERLAND1.293.561.47001.293.561.4703,37
7ISMAIL ALIIndividualLINDONESIAN 422.686.0910422.686.0911,10
8EDY SUWARNO AL JAP L SINGIndividualLINDONESIAN 446.406.3000446.406.3001,16
9EVELINE LISTIJOSUPUTROIndividualLINDONESIAN 385.957.9050385.957.9051,01
10PT. ASURANSI JIWA IFGInsuranceL INDONESIA1.158.858.92301.158.858.9233,02
11REKSA DANA MINNA PADI KERATON IIMutual FundsL INDONESIA515.000.0000515.000.0001,34
12REKSA DANA OSO FLORES EQUITY FUNDMutual FundsL INDONESIA501.000.0000501.000.0001,31
13JAKSA AGUNG MUDA BIDANG TINDAK PIDANA KHUSUS KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIAGovernmentL INDONESIA1.235.421.23101.235.421.2313,22
14RAIFFEISEN BANK INTERNATIONAL AG, SINGAPORE BRANCH S/A BEST QUALITY GLOBAL LIMITEDCorporateF BRITISH INDIAN OCEAN TERRITORY2.213.279.00002.213.279.0005,77
15PT Recapital Sekuritas Indonesia (REKENING TAMPUNGAN KSEI UNTUK CLOSED MEMBER-LK001)Securities CompanyL INDONESIA500.000.0000500.000.0001,30
16PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS TbkSecurities CompanyL INDONESIA868.897.5000868.897.5002,27

Sumber: Data BEI

Meski begitu, saham BTEL kini juga tengah diujung tanduk. Pasalnya otoritas BEI mengumumkan adanya potensi delisting untuk emiten telekomunikasi itu. 

Kala ditanya Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai realisasi rencana pemulihan kondisi yang menyebabkan suspensi saham, Corporate Secretary Bakrie Telecom, Purwoko Suatmadji mengatakan perseroan terus berupaya memperbaiki kinerja keuangan.

Ia mengatakan laporan keuangan BTEL sejak periode 30 September 2020 hingga tahun buku Desember 2024 seluruhnya telah memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari auditor.

Sebelumnya BEI telah menghentikan sementara perdagangan saham Perseroan sejak 27 Mei 2019. Suspensi itu setelah laporan keuangan auditan BTEL untuk tahun buku 2017 dan 2018 memperoleh opini Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer of Opinion) selama dua tahun berturut-turut.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...