IHSG Rawan Turun, Saham CDIA, UNTR, ADRO, hingga MYOR Jadi Rekomendasi Analis

Nur Hana Putri Nabila
11 September 2026, 06:37
Layar digital yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (14/8/2026). IHSG ditutup naik 0,56% ke 6.337 pada perdagangan sesi pertama dengan rincian sebanyak 292 saham menguat, 297 saham ter
Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (14/8/2026). IHSG ditutup naik 0,56% ke 6.337 pada perdagangan sesi pertama dengan rincian sebanyak 292 saham menguat, 297 saham terkoreksi, dan 196 saham lainnya tidak bergerak.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG rawan terkoreksi pada perdagangan saham akhir pekan ini, Jumat (11/9). 

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG melanjutkan koreksi sebesar 1,33% ke level 6.589 pada Kamis (10/9) dan masih didominasi tekanan jual. 

Secara teknikal, Herditya melihat IHSG masih berada dalam tren penurunan. Oleh karena itu, IHSG berpotensi kembali terkoreksi menuju level 6.505–6.584.

“Area penguatan IHSG diperkirakan berada di 6.737–6.837,” tulis Herditya dalam risetnya, Jumat (11/9). 

MNC Sekuritas menargetkan area support IHSG berada di kisaran 6.561–6.476, sementara level resistance diperkirakan berada pada rentang 6.705–6.755.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena daya beli saham naik.  

Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) akumulasi beli di rentang Rp 695–Rp 705 dengan target harga di Rp 730–Rp 760, sementara level stoploss di bawah Rp 690.

Kemudian PT United Tractors Tbk (UNTR) direkomendasikan buy on weakness pada area Rp 25.800–Rp 26.225 dengan target harga di Rp 27.400–Rp 27.925, dan stoploss di bawah Rp 25.475.

Sentimen IHSG

Phintraco Sekuritas juga menyoroti IHSG yang turun 1,33% setelah sempat menguat hingga 6.712. Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah rata rata pergerakan lima hari (MA5) dan MA10, sementara indikator MACD dan Stochastic RSI membentuk death cross.

Phintraco memperkirakan IHSG akan menguji MA20 di level 6.525. Jika menembus level tersebut, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support 6.400–6.460.

Dari dalam negeri, penjualan ritel Indonesia tumbuh 1,1% secara tahunan pada Juli 2026, setelah turun selama tiga bulan berturut-turut. Pemulihan ditopang penjualan makanan, minuman, dan tembakau yang tumbuh 2,4%, berbalik dari kontraksi 3,6%. Penjualan pakaian juga tumbuh 2,8%, setelah sebelumnya turun 3,1%.

Sebaliknya, pertumbuhan penjualan suku cadang otomotif melambat menjadi 5,1% dari 18,8%. Penjualan bahan bakar, peralatan komunikasi, dan produk rekreasi juga masih turun.

“Penjualan ritel secara bulanan turun 0.1% MoM di Agustus 2026 dari kenaikan 0.7% MoM,” tulis Phintraco dalam analisisnya, Jumat (11/9). 

Phintraco Sekuritas juga menyoroti defisit APBN yang mencapai Rp 235,6 triliun atau 0,91% terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga Juli 2026. Sementara itu, belanja negara mencapai Rp 1.969 triliun atau meningkat 18,62% secara tahunan.

Phintraco menilai pemerintah masih memiliki ruang fiskal yang cukup memadai karena target defisit APBN 2026 mencapai Rp 734,3 triliun atau 2,85% terhadap PDB. Namun, harga minyak yang bertahan tinggi dalam waktu lama dan pengelolaan anggaran yang tidak efisien berisiko memperlebar defisit APBN.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...