Jejak Ekspansi Bisnis Haji Isam lewat Akuisisi Emiten: PACK hingga BYAN

Karunia Putri
18 September 2026, 17:22
Haji Isam
IDNFinancials
Pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam kembali menjadi sorotan menyusul rencananya untuk "mencaplok" 30% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dari konglomerat Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low. Namun, bila ditelusuri lagi ke belakang, ekspansi bisnis Haji Isam lewat aksi akuisisi emiten bukan kali ini saja terjadi.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low untuk mengakuisisi 10 miliar saham BYAN atau setara 30% dari total saham beredar perseroan. Kendati demikian, transaksi tersebut masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan. BYAN juga belum mengungkapkan harga maupun nilai transaksi dalam keterbukaan informasinya.

Aksi masuk ke BYAN tersebut menjadi langkah terbaru Haji Isam memperluas bisnis di sektor pertambangan, khususnya batu bara. Sebelumnya, pada Mei 2026, dia masuk ke bisnis nikel melalui pembelian saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).

Kala itu, Haji Isam membeli 6,83 miliar saham PACK di harga Rp 137 per saham pada 13 Mei 2026. Transaksi tersebut membuatnya menguasai 21,12% saham PACK dari sebelumnya tidak memiliki saham di perusahaan tersebut.

Nilai pembelian saham PACK mencapai sekitar Rp 936,65 miliar. Dalam keterbukaan informasi, Haji Isam menyatakan tujuan transaksi tersebut adalah investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung. Aksi tersebut memperluas portofolio Haji Isam ke bisnis nikel, di luar sektor yang selama ini menjadi basis bisnis Jhonlin Group seperti batu bara, perkebunan kelapa sawit, dan logistik.

Pada 2025, Haji Isam juga masuk ke bisnis makanan lewat akuisisi pengelola jaringan KFC Indonesia PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST). Dia masuk ke emiten itu melalui anak-anaknya. 

FAST menjual 15% saham PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI) kepada PT Shankara Fortuna Nusantara (SFN). SFN membeli 41.877 saham Seri A JAI dengan nilai transaksi Rp54,44 miliar. Transaksi tersebut efektif pada 30 Juni 2025.

SFN merupakan perusahaan milik putri Haji Isam, Liana Saputri. Berdasarkan data yang dipublikasikan, Liana memiliki 45% saham SFN, sementara 45% lainnya dimiliki Putra Rizky Bustaman dan 10% digenggam Bani Adityasuny Ismiarso

Pada waktu itu, FAST menyatakan transaksi tersebut sebagai bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat struktur pendanaan dan mendukung ekspansi serta operasional JAI.

Gurita Bisnis Haji Isam

Selain PACK dan FAST, Haji Isam memiliki perusahaan lain yang ia miliki langsung. Gurita bisnis itu tersebar diberbagai sektor, mulai dari jasa kontrak pertambangan hingga perkebunan kelapa sawit. 

Di sektor perkebunan kelapa sawit, Haji Isam merupakan penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Sementara itu, di PT Araya Agro Lestari dan PT Citra Agro Raya, yang bertindak sebagai pengendali adalah PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dengan kepemilikan yang terkait dengan dua anak Haji Isam yaitu Jhony Saputra dan Liana Saputri.

Haji Isam juga memiliki saham di PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) melalui PT Dua Samudera Perkasa. Dia tercatat memiliki 49% saham Dua Samudera Perkasa.

Hasil penelusuran itu menunjukkan bahwa sepak terjang Haji Isam masuk ke BYAN bukanlah ekspansi pertama yang dia lakukan. Aksi akuisisi saham untuk memperluas eksposur bisnis berhasil mengantarkannya masuk ke sejumlah sektor, mulai dari nikel hingga rantai pasok pangan.

Jika transaksi BYAN rampung terealisasi, Haji Isam melalui Jhonlin Baratama akan menggenggam 30% saham perusahaan batu bara tersebut. Kepemilikan itu akan menempatkannya sebagai salah satu pemegang saham terbesar BYAN setelah Low Tuck Kwong.

Adapun Haji Isam membangun bisnisnya melalui Jhonlin Group yang kini memiliki bisnis di berbagai sektor, termasuk pertambangan, perkebunan, biodiesel, dan logistik.

Pada 25 Agustus 2025, Haji Isam menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh lainnya.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...