LPS: Bunga Deposito Bank Mulai Naik Bertahap Tapi Tak Agresif

Abdul Azis Said
29 Agustus 2022, 08:51
LPS: Deposito Perbankan Mulai Naik Bertahap Tapi Tidak Agresif
Katadata
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan suku bunga simpanan di perbankan akan mulai meningkat secara bertahap namun pergerakannya tidak akan agresif. Suku bunga simpanan di perbankan pada bulan lalu masih turun tetapi sudah mulai menunjukkan perlambatan.

"Suku bunga simpanan diperkirakan akan mulai meningkat secara bertahap, dipengaruhi peningkatan ekspektasi inflasi dan dampak dari perubahan strategi pengelolaan likuiditas bank mengantisipasi kenaikan kredit dan perubahan giro wajib minimum (GWM) yang ditempuh bank sentral," kata LPS dalam risetnya dikutip Senin (29/8). 

Pergerakan suku bunga simpanan Rupiah masih stabil dengan rata-rata suku bunga pasar simpanan (SBP) turun semakin lambat pada bulan lalu. Rata-rata tingkat bunga deposito rupiah, 22 moving daily average, seluruh bank LPS pada akhir Juli turun satu bps ke level 3,08%. Suku bunga maksimum turun tiga bps ke level 3,63%. Meski demikian, suku minimum mulai menunjukkan kenaikan satu bps ke level 2,54%. 

Pada saat yang sama, suku bunga seluruh bank untuk valuta asing (valas) juga menunjukkan kenaikan dipengaruhi kenaikan suku bunga luar negeri. Suku bunga maksimum naik sembilan bps ke level 0,73% , sedangkan suku bunga minimum dan rata-rata seluruh bank valas masing-masing naik lima bps dan delapan bps ke level 0,44% dan 0,59%. 

LPS melihat meskipun suku bunga simpanan mulai naik bertahap ke depannya, tetapi belum akan signifikan. Pasalnya, kondisi likuiditas bank juga masih relatif longgar bakal mengurangi potensi pergerakan suku bunga secara agresif. Respons kenaikan suku bunga terlihat lebih besar pada simpanan valas terutama dipicu adanya kenaikan suku bunga di luar negeri.

Halaman:
Reporter: Abdul Azis Said

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...