Sejumlah bank nasional buka suara setelah Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. Bank menilai kebijakan itu sebagai langkah yang tepat menjaga ekonomi.
PT Bank KEB Hana Indonesia atau Hana Bank membeberkan langkah perseroan menggapai target laba hingga kredit usai Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%
Langkah BI menaikkan suku bunga acuan hingga 50 bps, lebih agresif dibandingkan banyak bank sentral lain di dunia lainnya yang masih mempertahankan suku bunga meski mulai memberikan sinyal pengetatan.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61% di kuartal I-2026 disokong konsumsi dan investasi, namun peran kebijakan fiskal pemerintah menjadi faktor kunci di balik angka tersebut.
Federal Reserve atau The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,5-3,75% dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), Rabu (29/4) sore waktu setempat.
The Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pekan ini di tengah drama politik internal dan perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Keputusan BI mempertahankan suku bunga diambil di tengah kondisi nilai tukar rupiah yang tengah melemah mendekati 17.200 per dolar AS di tengan kondisi geopolitik yang memanas.
Gubernur The Fed Lisa Cook mengatakan jika perang berlangsung cukup lama, lonjakan harga energi dan komoditas lainnya dapat memiliki implikasi yang lebih luas terhadap harga maupun aktivitas ekonomi.
Suku bunga BI dipertahankan di level 4,75% di tengah kondisi nilai tukar rupiah yang tengah melemah dan sempat menembus level 17.000 per dolar AS imbas perang Iran dengan AS