Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi mengatakan peluang kenaikan suku bunga acuan dalam RDG BI hari ini tampaknya kecil mengingat bank sentral sebelumnya sudah beberapa kali menaikkan suku bunga.
Kurs rupiah melemah jelang pengumuman suku bunga BI. Tekanan, antara lain datang dari sinyal kenaikan suku bunga yang diberikan Bank Sentral AS, The Federal Reserve dalam rapat FOMC.
Wall Street turun pada Rabu (17/6) tertekan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS serta meningkatnya ekspektasi bahwa The Federal Reserve masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini.
Dalam pertemuan pertama Kevin Warsh sebagai ketua, The Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan, tetapi memberikan sinyal bakal adanya kenaikan pada tahun ini.
BI melihat meningkatnya minat investor terhadap instrumen keuangan Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan pasar mulai pulih di tengah gejolak global.
Sejumlah emiten perbankan nasional merespons keputusan Bank Indonesia (BI) yang secara mendadak menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50% pada Selasa (9/6).
BI secara mendadak menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,5% dalam rapat mingguan pada Selasa (9/6). Keputusan yang tak lazim, seiring anjloknya nilai tukar rupiah.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan keputusan ini dikarenakan sejumlah pertimbangan, salah satunya karena nilai tukar rupiah yang melemah dan melebihi proyeksi bank sentral.
Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50% di tengah melemahnya kurs rupiah yang sempat mendekati 18.200 per dolar AS.
Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG), Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan, BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional dan menjaga momentum pertumbuhan.