Pendapatan Indosat Naik 9,2%, tapi Ruginya Makin Membengkak

Image title
3 November 2020, 19:54
indosat, telekomunikasi, operator telekomunikasi, pendapatan indosat, laba indosat, rugi indosat, indosat rugi, kinerja indosat
Arief Kamaludin|KATADATA
Indosat

PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan kenaikan pendapatan 9,22%, menjadi Rp 20,59 triliun hingga kuartal III-2020. Meski pendapatannya naik, kerugian operator telekomunikasi ini malah semakin membesar. Dalam sembilan bulan tahun ini, rugi bersih Indosat tercatat Rp 457,5 miliar, dibandingkan kuartal III tahun lalu sebesar Rp 284,59 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang diunggah melalui keterbukaan informasi, Selasa (3/11), pendapatan Indosat masih didominasi bisnis seluler. Segmen bisnis ini terdiri dari paket data, telepon, jaringan interkoneksi, sewa menara, pesan singkat (SMS), dan lainnya.

Advertisement

Total pendapatan dari bisnis seluler Indosat pada September 2020 senilai Rp 17,03 triliun atau meningkat 12,9% secara tahunan. Sementara pendapatan dari segmen bisnis lain mengalami penurunan.

Pendapatan dari bisnis multimedia, data communication, dan internet (MIDI) turun 2,52% menjadi Rp 3,16 triliun. Bisnis telekomunikasi tetap Indosat pada triwulan III 2020 yang terdiri dari telepon internasional dan jaringan tetap tercatat senilai Rp 395,5 miliar. Catatan ini turun hingga 23,99% secara tahunan.

Meningkatnya pendapatan dari bisnis seluler juga dipengaruhi jumlah pelanggan di segmen ini yang bertambah. Indosat menyampaikan, pelanggan dari bisnis seluler mencapai 60,4 juta pada akhir September 2020, meningkat 2,8% dibanding tahun sebelumnya.

Rata-rata pendapatan bulanan per pelanggan (ARPU) sebesar Rp 31,7 ribu dari sebelumnya Rp27,8 ribu. Serta trafik data yang tumbuh sebesar 54,7% dibanding tahun sebelumnya.

President Director & CEO Indosat Ahmad Abdulaziz mengatakan pertumbuhan jumlah pelanggan serta ARPU menunjukkan investasi jaringan, inisiatif digital, dan penawaran ke pelanggan telah memberikan hasil yang menguntungkan. Indosat berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan dengan pengalaman jaringan yang lebih baik dan harga yang terjangkau.

"Meskipun di tengah persaingan ketat dan tantangan pandemi COVID19, kami terus menjaga momentum pertumbuhan dan terus berada pada jalur yang tepat mewujudkan strategi turnaround," katanya melalui rilis, Selasa (3/11).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement