OCBC NISP Bagikan 20% Laba Sebagai Dividen Senilai Rp 504 Miliar

Cahya Puteri Abdi Rabbi
5 April 2022, 15:04
Bank OCBC NISP Bagikan 20% Laba Sebagai Dividen Senilai Rp 504 Miliar
Katadata
Gedung Bank OCBC NISP

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 504,79 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Rasio pembagian dividen itu setara 20% dari perolehan laba bersih perseroan pada 2021 senilai Rp 2,51 triliun. 

"Sebesar 20% atau sebesar Rp 504,79 miliar ditetapkan sebagai dividen tunai atau Rp 22 per saham,” kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam konferensi pers usai RUPST, Selasa (5/4).

Sementara itu, sebesar Rp 100 juta dari laba bersih perseroan pada 2021 disisihkan untuk cadangan umum. Kemudian, sebesar Rp 2,01 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan. 

Parwati mengatakan, RUPST memberikan kuasa dan wewenang dengan hak substitusi kepada direksi untuk menetapkan jadwal dan tata cara yang berkaitan dengan pembayaran dividen tunai sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan melakukan pemotongan pajak sesuai dengan perundangan perpajakan.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pembelian kembali saham perseroan dari pemegang saham publik sejumah maksimum 436.000 saham atau 0,002% dari total modal yang telah dikeluarkan dan disetor penuh dalam perseroan.

"Buyback tersebut dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variabel kepada Direksi dan karyawan dengan mengacu pada POJK 30/2017 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar dia.

Sepanjang tahun lalu, perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 20%. Capaian laba bersih pada 2021 ditopang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp 7,64 triliun atau tumbuh 7,5% dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp 7,11 triliun.

Di sisi lain, pendapatan operasional OCBC tercatat sebesar Rp 9,7 triliun atau tumbuh 4%, sedangkan beban operasional mencapai Rp 4,2 triliun naik 2%. Dari sisi aset, sepanjang 2021 OCBC membukukan aset sebesar Rp 214,4 triliun atau tumbuh 4% secara tahunan. 

Jumlah liabilitas perseroan pada 2021 sebesar Rp 182 miliar atau tumbuh 3% dibandingkan dengan jumlah liabilitas pada akhir 2020 sebesar Rp 176 miliar. Jumlah ekuitas perseroan juga naik sebesar 8% menjadi Rp 32,3 miliar, dibandingkan dengan akhir 2020 sebesar Rp 29,8 miliar.

Selain pembagian dividen, OCBC NISP juga mendapat persetujuan untuk merombak susunan direksi perseroan. Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Rama P. Kusumaputra sebagai komisaris independen. Kemudian, menyetujui Andre Krishnawan dan Johannes Husin sebagai direktur, yang akan berlaku efektif hingga RUPST tahun 2025.

Lalu, menyetujui pengangkatan Na Wu Beng sebagai komisaris sekaligus menyetujui pengunduran diri Hardi Juganda sebagai komisaris independen sejak pengangkatan Na Wu Beng efektif sebagai komisaris.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...