Waskita dan Kontraktor Jepang Bangun Kembali Jembatan Palu Rp 200 M

Lavinda
Oleh Lavinda
10 Juli 2022, 13:00
Waskita
Arief Kamaludin|KATADATA
Waskita

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bekerja sama dengan perusahaan konstruksi asal Jepang, Tokyu Construction Co., Ltd membangun kembali Yellow Bridge atau Jembatan Palu IV, Sulawesi Tengah dengan nilai pekerjaan Rp 200 miliar. 

Sebelumnya, lokasi yang biasa disebut Jembatan Ponulele itu hancur akibat bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda kota Palu pada 28 September 2018 lalu. Pekerjaan rekonstruksi jembatan ini tercatat sepanjang 250 meter.

Penandatangan kontrak dilakukan secara daring (online) oleh SVP Infrastructure II Division Waskita Karya, Lasino dan Chief Representative Tokyu Construction Co., Ltd, Kodama Keigo pada akhir Juni lalu.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Novianto Ari Nugroho mengatakan, berdasarkan kontrak, pelaksanaan konstruksi ini dilakukan selama 24 bulan dan akan ditargetkan selesai pada Juni 2024.

Menurut dia, keberadaan Jembatan Palu IV ini diharapkan dapat mengembalikan denyut sosial ekonomi kota Palu pasca-bencana. Selain itu, jembatan yang telah menjadi ikon kota Palu ini juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas jalan nasional antar provinsi.

Hal itu tentu akan mengurangi waktu tempuh yang selama ini menjadi kendala masyarakat jika ingin menyeberang karena jembatan yang lama runtuh.

“Dengan dikerjakannya rekostruksi jembatan ini, diharapkan akan menghubungkan kembali backbone (tulang punggung) transportasi di kota Palu sebagai ibu kota provinsi Sulawesi Tengah pasca-bencana gempa bumi dan tsunami,” tutur Novianto.

Sementara itu, lingkup pekerjaan Waskita meliputi, general item (penyediaan barang), preparation work (persiapan), bridge substructure (pembangunan bawah jembatan), bridge superstructure (pembangunan atas jembatan), pavement works (pekerjaan pengerasan), dan road ancillary works (pekerjaan tambahan jalan).

Sejak diresmikan pada 2006, jembatan ini menghubungkan antara kecamatan Palu Timur dan Palu Barat, lebih tepatnya di kelurahan Besusu dan Lere. Jembatan memiliki tinggi 20,2 meter dari badan jembatan dan memiliki lebar 7,5 meter. 

“Kini jembatan baru yang akan direkonstruksi berada di teluk Palu yang berdekatan dengan muara sungai Palu. Letaknya tidak jauh dari jembatan lama yang sudah runtuh," katanya.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...