JP Morgan hingga FTSE Nilai Danantara Jadi Katalis Investasi, Apa Alasannya?

Patricia Yashinta Desy Abigail
20 Februari 2025, 18:30
Sejumlah karyawan keluar dari Gedung Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Jakarta, Jumat (7/2/2025). BPI Danantara telah dibentuk melalui pengesahan RUU tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN menj
ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/YU
Sejumlah karyawan keluar dari Gedung Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Jakarta, Jumat (7/2/2025). BPI Danantara telah dibentuk melalui pengesahan RUU tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN menjadi UU akan mengelola dan mengoptimalkan seluruh aset dan investasi BUMN.

Ringkasan

  • Membaca kata-kata bijak berkelas singkat dapat membangkitkan semangat dan menjadi pedoman hidup. Kata-kata ini bisa berupa kutipan inspiratif, nasihat hidup, atau pesan motivasi dari tokoh terkenal.
  • Kata-kata bijak dapat digunakan untuk diri sendiri atau dibagikan di media sosial. Berbagi kata-kata bijak dapat membantu orang lain yang membutuhkan.
  • Terdapat banyak kata-kata bijak berkelas singkat yang dapat dijadikan pedoman hidup agar lebih bermakna. Contohnya, "Pembelajaran sejati dimulai saat kita mengakui ketidaktahuan" dan "Sukses tidak datang kepadamu, kamu harus pergi mencarinya".
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Sejumlah institusi keuangan global menyambut rencana peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara. Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan meresmikan pendirian Danantara pada Senin (26/2) mendatang. 

Institusi keuangan global yang berbasis di Amerika Serikat JP Morgan menilai kehadiran BPI Danantara bisa menjadi katalis positif dalam waktu dekat untuk pasar modal Indonesia. Executive Director JP Morgan Indonesia Henry Wibowo mengatakan potensi Danantara akan terbuka lebar bila holding perusahaan pelat merah itu bisa melakukan peningkatan penggunaan asetnya untuk memperoleh lebih banyak dana.

"Menurut saya Danantara bisa menjadi positif katalis. Tapi untuk selanjutnya kita harus lihat dulu detailnya usai diresmikan Presiden," kata Henry saat ditemui di sela-sela acara Bloomberg Technoz Economic Outlook 2025 di Jakarta, Kamis (20/2).

Henry mengatakan, salah satu hal yang harus disoroti seiring dengan peresmian Danantara dalam waktu dekat yakni belanja pemerintah yang lebih produktif dan efektif. Hal itu menurut dia bisa berbentuk kepercayaan dan hasilnya seperti yang dicita-citakan.

Beberapa situasi global dan internal menurut Henry akan sangat menentukan gerak Danantara ke depannya. Ia mencontohkan adanya potensi pelemahan dolar setelah presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintah untuk beberapa waktu. Menurut Henry apabila harga dolar semakin stabil dan rupiah kembali menguat maka bisa menjadi katalis di semester 2025.

FTSE Sebut Danantara Bisa Kalahkan Badan Pengelola Investasi Milik Singapura

Adapun FTSE sebelumnya menyampaikan Danantara berpotensi melampaui GIC atau Government of Singapore Investment Corporation. Di Asia Tenggara, Danantara bukanlah yang pertama. 

GIC adalah salah satu dari tiga entitas investasi utama di Singapura yang mengelola dana kekayaan negara dan cadangan devisa yang didirikan pada 1981. Dua entitas investasi lainnya yakni Temasek Holdings (Private) Limited dan Otoritas Moneter Singapura atau MAS.

Policy Director FTSE Russell Wanming Du mengatakan jika estimasi dana yang disiapkan untuk Danantara terwujud, badan anyar itu diproyeksi akan menduduki peringkat ketujuh di dunia dengan nilai kelolaan US$ 900 miliar atau assets under management (AUM). Namun demikian Wanming Du menegaskan masih menunggu rincian yang sesungguhnya terkait struktur dan aset yang akan dikelola. 



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...