Danantara Bakal Rampungkan Merger BUMN Asuransi Akhir Tahun Ini

Karunia Putri
2 Oktober 2026, 14:49
Danantara
Katadata
Logo IFG Life, salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang asuransi jiwa dan kesehatan (ilustrasi).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara menargetkan proses merger perusahaan asuransi milik negara rampung pada akhir 2026. Konsolidasi tersebut juga mencakup perusahaan asuransi syariah.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, proses penggabungan sejumlah perusahaan asuransi pelat merah telah dimulai. Dari sekitar 16 perusahaan yang masuk dalam ekosistem asuransi BUMN, Danantara akan memetakan bisnis menjadi tiga entitas utama yaitu asuransi jiwa (life insurance), asuransi umum (general insurance), dan asuransi kredit (credit insurance).

“Kita harapkan akhir tahun sudah selesai,” kata Dony saat ditemui seusai acara Executive Breakfast Meeting Dua Tahun Danantara di Jakarta, Jumat (2/10).

Menurut Dony, konsolidasi juga akan dilakukan terhadap bisnis asuransi syariah. Perusahaan asuransi syariah akan dikelompokkan berdasarkan lini bisnisnya, yakni asuransi jiwa, asuransi umum dan asuransi kredit. “Jadi, yang syariah juga sama, kami akan lakukan juga merger,” ujarnya.

Dia menuturkan, konsolidasi tersebut diperlukan karena Danantara juga akan menyalurkan pembiayaan berbasis syariah. Dengan begitu, ekosistem tersebut nantinya akan dilengkapi dengan perusahaan asuransi dan penjaminan berbasis syariah.

Rencana konsolidasi tersebut mencakup sejumlah perusahaan BUMN, antara lain Perum Jamkrindo, IFG Life, Asuransi Ekspor Indonesia, Jasa Raharja, Askrindo, Jasindo, dan Taspen. Selain itu, terdapat perusahaan terafiliasi BUMN seperti AXA Mandiri, BNI Life dan BRI Life.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, pembahasan rencana merger perusahaan asuransi BUMN masih berlangsung. Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK, Sumarjono mengungkapkan, hingga kini OJK belum menerima proposal merger dari Danantara.

Padahal, Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dan Danantara menargetkan proses konsolidasi perusahaan asuransi milik negara dapat rampung pada 2026. Konsolidasi perusahaan asuransi pelat merah, khususnya entitas di bawah Indonesia Financial Group (IFG), terus didorong oleh BP BUMN dan Danantara sebagai bagian dari penataan ekosistem industri asuransi BUMN.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...