Tiga Kunci Utama Penyerapan Anggaran PEN untuk Dongkrak Ekonomi

Agatha Olivia Victoria
24 Februari 2021, 18:21
anggaran PEN, pemulihan ekonomi nasional, belanja negara, anggaran, kenaikan belanja PEN
Donang Wahyu|KATADATA
Ilustrasi. Pemerintah memastikan tidak hanya akan berfokus pada PEN 2021, tetapi seluruh rencana belanja negara Rp 2.750 triliun.

Pemerintah kembali mengerek alokasi anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun ini menjadi Rp 699 triliun, melampaui tahun lalu Rp 695,2 triliun. Padahal, realisasi anggaran PEN pada tahun lalu hanya mampu terserap 83,4% atau mencapai Rp 579,8 triliun.

Direktur Riset Center Of Reform on Economics Piter Abdullah Redjalam mengatakan, terdapat tiga kunci utama yang harus diperbaiki agar realisasi anggaran PEN tahun ini lebih cepat. Pertama, mental dari para pengambil keputusan. "Ini yang paling sulit," ujar Piter dalam diskusi PEN 2021: Dukungan Berkelanjutan Hadapi Pandemi secara virtual, Rabu (24/2).

Menurut dia, keberanian pengambil keputusan dalam memanfaatkan anggaran di tengah pandemi sangatlah penting. Hal ini mengingat pelaksanaan program kementerian/lembaga yang saat ini memiliki risiko tinggi.

Kedua, perbaikan birokrasi terutama perlindungan bagi pengambil keputusan yang akan mempengaruhi realisasi anggaran PEN. Namun, hal itu memang menjadi masalah karena kritik dan protes begitu banyak mengenai kebijakan perlindungan tersebut. "Padahal mereka yang mengambil keputusan ada risiko dan sepanjang dilakukan dengan niat baik," kata dia.

Ketiga, perbaikan data yang akan sangat berkaitan dengan mental dan perlindungan pengambil keputusan anggaran. Semakin baik dan lengkap data yang ada, anggaran PEN akan semakin cepat terealisasi. Jika ketiga hal tersebut diperbaiki, implementasi program PEN dan realisasi anggarannya akan lebih mudah pada tahun ini.

Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyebutkan bahwa pihaknya tidak hanya akan berfokus pada PEN 2021, tetapi seluruh rencana belanja negara  Rp 2.750 triliun.Pada tahun ini, banyak reformasi yang dilakukan dalam belanja negara maupun PEN.

Halaman:
Reporter: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...