BI: Uang Beredar Tembus Rp 8.440 Triliun per September, Tumbuh 6%

Lavinda
Oleh Lavinda
24 Oktober 2023, 14:08
BI
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Gedung Bank Indonesia (BI), Jalan M. H Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020).

Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas tercatat Rp 8.440 triliun pada September 2023, atau meningkat 6% dari periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY). Pertumbuhan uang beredar terutama didorong oleh perkembangan penyaluran kredit. 

Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan jumlah uang beredar pada September lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang tercatat tumbuh 5,9% YoY.

"Perkembangan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan uang kuasi sebesar 8,4% (yoy)," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Selasa (24/10).

Pada September, uang kuasi tercatat memiliki pangsa 44,4% dari jumlah uang beredar, yakni Rp 3.743 triliun. Pertumbuhan uang kuasi terutama disebabkan oleh simpanan berjangka yang tumbuh 6,9% YoY, setelah tumbuh 7,4% YoY pada Agustus 2023.

Komponen uang beredar dalam arti sempit tumbuh sebesar 4,1% pada September 2023, setelah tumbuh 3,8% pada Agustus. Pertumbuhan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu dan giro rupiah. Tabungan tercatat Rp 2.188 triliun pada September, atau tumbuh 1%, setelah bulan sebelumnya tumbuh 1,7%.

"Uang kartal yang beredar di masyarakat pada September tercatat Rp 865,4 triliun atau tumbuh 7,1%, setelah tumbuh 5,7% pada Agustus," demikian tertulis dalam laporan BI.

Giro rupiah tercatat tumbuh 6,9%, setelah tumbuh 5,8% pada bulan sebelumnya. Sementara itu, dana float uang elektronik tercatat Rp 11,5 triliun dengan pangsa sebesar 0,2% terhadap M1, tumbuh 17,6% setelah tumbuh 19,9% pada bulan sebelumnya.

Perkembangan uang beredar pada September 2023 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit. Penyaluran kredit pada September 2023 tumbuh sebesar 8,7% (yoy) sejalan dengan perkembangan kredit produktif, setelah tumbuh 8,9% (yoy) pada Agustus 2023.

Di sisi lain, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 6% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 4,7% (yoy). Sementara itu, tagihan bersih sistem moneter kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 13,2% (yoy).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...