Trump Kenakan Tarif Impor 10% ke Dua Wilayah Tak Berpenghuni Dekat Antartika

Agustiyanti
4 April 2025, 15:32
trump, tarif impor
Youtube/Joint Congressional Committee on Inaugural Ceremonies
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor atas barang-barang dari hampir seluruh wilayah pada Kamis (3/4).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Sekelompok pulau vulkanik tandus dan tak berpenghuni di dekat Antartika ikut terseret dalam perang dagang Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Presiden AS mengenakan tarif sebesar 10% atas barang-barang dari wilayah yang tertutup gletser dan menjadi rumah bagi penguin itu.

Pulau Heard dan Kepulauan McDonald adalah wilayah terluar Australia yang merupakan salah satu tempat terjauh di Bumi dan hanya dapat diakses melalui pelayaran perahu selama dua minggu dari Perth di pantai barat Australia. Kedua pulau ini sama sekali tidak berpenghuni, dengan kunjungan terakhir manusia diperkirakan terjadi hampir 10 tahun lalu.

Namun, Pulau Heard dan McDonald masuk dalam daftar yang dirilis oleh Gedung Putih yang memuat negara-negara yang akan dikenakan tarif perdagangan baru.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese pada Kamis (3/4) mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa tidak ada tempat di Bumi ini yang aman dari ancaman tarif Trump.

Trump mengumumkan tarif baru yang besar, mengubah kebijakan perdagangan AS selama puluhan tahun,  Pulau Heard dan Kepulauan McDonald termasuk dalam beberapa “wilayah eksternal” Australia yang tercantum secara terpisah dalam daftar tarif untuk Australia, yang akan terkena tarif sebesar 10%. 

Teritori eksternal adalah bagian dari Australia dan tidak memiliki pemerintahan sendiri tetapi memiliki hubungan yang unik dengan pemerintah federal. Wilayah yang ditampilkan dalam daftar Gedung Putih adalah Kepulauan Cocos (Keeling), Pulau Christmas, dan Pulau Norfolk.

Pulau Norfolk, yang berpenduduk 2.188 orang dan terletak 1.600 km (1.000 mil) di timur laut Sydney, dikenakan tarif sebesar 29%, lebih tinggi 19% daripada wilayah Australia lainnya.

Menurut data Observatory of Economic Complexity, Pulau Norfolk mengekspor barang senilai US$655.000 ke AS, dengan ekspor utamanya adalah alas kaki kulit senilai US$413.00o pada 2023. Namun George Plant, administrator Pulau Norfolk, membantah data tersebut.

"Tidak ada ekspor yang diketahui dari Pulau Norfolk ke Amerika Serikat dan tidak ada tarif atau hambatan perdagangan non-tarif yang diketahui atas barang-barang yang datang ke Pulau Norfolk," kata mereka kepada The Guardian. 

Albanese mengatakan bahwa Pulau Norfolk telah dikenai tarif sebesar 29%." Saya tidak begitu yakin bahwa Pulau Norfolk, dalam hal ini, merupakan pesaing dagang bagi ekonomi raksasa Amerika Serikat, tetapi hal itu hanya menunjukkan dan memberi contoh fakta bahwa tidak ada tempat di Bumi yang aman dari hal ini," ujar dia.

Angka ekspor dari Pulau Heard dan Kepulauan McDonald bahkan lebih membingungkan. Wilayah itu memang memiliki perikanan tetapi tidak ada bangunan atau tempat tinggal manusia sama sekali.

Meskipun demikian, menurut data ekspor Bank Dunia, AS mengimpor produk senilai US$1,4 juta (A$2,23 juta) dari Pulau Heard dan Kepulauan McDonald pada 2022, yang hampir semuanya merupakan impor “mesin dan listrik”. Namun, tidak jelas barang apa saja itu.

Dalam lima tahun sebelumnya, impor dari Pulau Heard dan Kepulauan McDonald berkisar antara US$15.000  hingga US$325.000  per tahun.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...