Rupiah Loyo Lagi ke level 17.400 per US$ Tertekan Penolakan Iran

Agustiyanti
11 Mei 2026, 17:33
rupiah, rupiah melemah, dolar AS
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hm
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin ini juga bergerak melemah ke level 17.415 per dolar AS dari sebelumnya di level 17.375 per dolar AS.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,18% ke level 17.414 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Senin (11/5). Rupiah melemah karena memanasnya konflik di Timur Tengah karena penolakan Iran terhadap proposal perdamaian oleh Amerika Serikat.

“Presiden AS Donald Trump menyebut tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS sama sekali tidak dapat diterima, sehingga meningkatkan risiko geopolitik,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Komentar tersebut, menurut Ibramin meredam harapan akan meredanya ketegangan dalam waktu dekat di kawasan Teluk. Proposal AS yang ditawarkan menginginkan penghentian kegiatan pengayaan uranium Iran selama 20 tahun, penghapusan persediaan uranium yang sangat diperkaya, dan pembongkaran fasilitas nuklir utama sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan penghentian aksi militer.

Sebaliknya, Iran menuntut pencabutan sanksi, penghentian kehadiran angkatan laut AS di sekitar Selat Hormuz, jaminan keamanan, dan pengakuan hak Iran untuk melanjutkan beberapa aktivitas nuklir.

Wall Street Journal melaporkan bahwa Iran mengusulkan untuk mengurangi sebagian uranium yang sangat diperkaya dan mentransfer sisanya ke negara ketiga.

“Investor tetap fokus pada Selat Hormuz, yang sebagian besar tetap tertutup sejak awal konflik,” ujar Ibrahim.

Ketegangan geopolitik ini terjadi menjelang kunjungan Trump ke Cina yang dijadwalkan akhir pekan ini. Presiden AS diperkirakan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Pertemuan puncak tersebut kemungkinan akan fokus pada perdagangan, Taiwan, dan konflik Iran, dengan Beijing dipandang sebagai pemain diplomatik kunci, karena memiliki hubungan cukup baik dengan Teheran.

Melihat sentimen domestik, Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga di zona optimistis. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang berada di level 123,0 atau meningkat tipis dibandingkan Maret 2026 sebesar 122,9.

“Level indeks di atas 100 mencerminkan konsumen masih memiliki optimisme terhadap kondisi ekonomi,” kata dia.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin ini juga bergerak melemah ke level 17.415 per dolar AS dari sebelumnya di level 17.375 per dolar AS.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...