Demi Sebuah Gaya Hidup dengan Motor 250 CC

Penulis: Ajeng Dinar Ulfiana

Editor: Muchamad Nafi

7/4/2019, 07.00 WIB12 Foto

“Jika saya punya motor Ninja, keluarga di kampung melihat saya adalah sosok yang sukses di Ibu Kota.”

Bagi Maslin, sepeda motor bukan hanya sebagai alat trasportasi. Lebih dari itu, kendaraan roda dua ini juga melambangkan akan status sosial. Makin besar kapasitas motor yang dimiliki, makin tinggi pula derajat orang tersebut di matanya.

Karena itu, buruh pabrik outsourcing ini begitu bersuka ria ketika bisa bergabung dengan anggota Kawasaki Ninja Club Cikarang. Bisa mengendarai motor dengan dapur pacu 250 CC ini seakan mengangkat gaya hidup lelaki 25 tahun asal Cirebon ini.

“Awalnya, saya suka motor Ninja karena banyak dealer di kawasan ini yang memasang Ninja 250 CC,” kata Maslin. Setelah teman-temannya membeli kendaraan besutan Kawasaki tersebut, ia pun tergoda memilikinya. “Jika saya punya motor Ninja, keluarga di kampung melihat saya adalah sosok yang sukses di Ibu Kota.”

(Baca: Honda Ekspor All New Brio Senilai Rp 1 Triliun ke Vietnam dan Filipina)

Saat ini, dengan gaji Rp 3,9 juta per bulan sebenarnya cukup lumayan, tak jauh dari upah minimum regional di tempatnya bekerja. Namun untuk menutupi hobinya di sepeda motor ini, dia mesti banting tulang lebih keras. Sebab, 70 persen dari pendapatan utamanya sudah habis untuk memenuhi pernak-pernik kesenangannya tersebut.

Beragam siasat dilakukan untuk bertahan hidup, di antaranya mengambil lembur dan pekerjaan tambahan untuk mendapatkan pemasukan lebih. “Kalau bisa, kerja sampingan seperti ojek online atau nguli. Kami rela ambil agar bisa bayar tagihan motor,” ujarnya.

Bisa jadi, gaya hidup seperti ini yang turut mendorong penjualan sepeda motor di Tanah Air. Asosiasi Industri Sepedah Motor Indonesia mencatat penjualan sepeda motor pada 2018 sebanyak 6,383 juta unit, naik dibandingkan dua tahun sebelumnya yaitu 5,931 juta unit pada 2016 dan 5,886 juta motor pada 2017.

Selengkapnya
250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Gilang bersama anggota Kawasaki Ninja Club menaiki motor saat turing, Bogor, Jawa Barat (7/1).

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Maslin di kontrakannya di kawasan 1000 pintu, Cikarang, Jawa Barat (20/11).

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Maslin dan kawan kawannya di kontrakan 1000 pintu, Cikarang, Jawa Barat (20/11),

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Foto Maslin bersama pacar dan motornya di speedometer, Cikarang, Jawa Barat (20/11).

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Maslin dan kawan kawannya yang berprofesi sebagai buruh pabrik di Cikarang, Jawa Barat (20/11).

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Seorang pekerja di pabrik pabrik PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia di pabrik Yamaha, Pulo Gadung Jakarta Timur pada hari ini Senin (3/12)

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Sejumlah motor Ninja parkir di kawasan Bogor, Jawa Barat (13/1).

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Disjoki di acara ulang tahun Kawasaki Ninja Club, Bogor, Jawa Barat (13/1).

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Para anggota Kawasaki Ninja Club Cikarang biasa kumpul di bengkel kawasan Cikarang, Jawa Barat (30/12).

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Dwi dan teman satu club mengeluarkan asap dari motornya saat berkumpul dikawasan Cikarang, Jawa Barat (23/12).

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Para anggota Kawasaki Ninja Club Cikarang yang berkumpul di villa kawasan Bogor, Jawa Barat (30/12)

250CC
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Gilang anggota Kawasaki Ninja Club Cikarang menaiki motor saat touring, Bogor, Jawa Barat (7/1).