[Foto] Potret Warga Miskin Jakarta
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia 22,93 juta orang atau berkurang sebanyak 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Secara spasial, penurunan tingkat kemiskinan hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia . Penurunan terdalam terjadi di Pulau Jawa, yakni sebesar 0,21 poin persentase.
Meskipun demikian, Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin terbesar. BPS mencatat terdapat 12,02 juta penduduk miskin di Jawa atau sekitar 52,42% dari total penduduk miskin nasional.
Sebaliknya, Pulau Kalimantan menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit, yakni sekitar 870 ribu orang, setara 3,79% dari total penduduk miskin di Indonesia.
Pada data terbarunya ini, BPS juga menetapkan rumah tangga dengan pengeluaran di bawah Rp 3,09 juta per bulan masuk dalam kategori miskin.
Angka ini ditetapkan berdasarkan indikator statistik garis kemiskinan nasional sebesar Rp 669.235 per kapita per bulan pada Maret 2026 dengan rata-rata jumlah anggota keluarga sebanyak 4,62 orang.
Garis kemiskinan merupakan batas resmi untuk membedakan penduduk miskin dan tidak miskin. BPS mencatat, garis kemiskinan pada Maret 2026 naik 4,33% dibandingkan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga beraktivitas di permukiman kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga beraktivitas di permukiman kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga berjalan di permukiman kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga beraktivitas di permukiman kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga berada di depan rumahnya di permukiman kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga beraktivitas di permukiman kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga mencuci perabotan di permukiman kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga memilah beras di permukiman kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga memilah kardus bekas yang dikumpulkannya di permukiman kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau berkurang 430 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2025.