Erick Thohir Angkat Rudiantara jadi Komisaris Utama Semen Indonesia

Selain mengangkat Rudiantara sebagai Komisaris Utama, RUPST Semen Indonesia memutuskan untuk membagi dividen Rp 239,22 miliar.
Image title
19 Juni 2020, 19:05
rudiantara, komisaris utama semen indonesia, erick thohir, semen indonesia, rupst semen indonesia
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dipilih menjadi Komisaris Utama PT Semen Indonesia Tbk melalui RUPST yang digelar hari ini, Jumat (19/6).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sebagai Komisaris Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Rudiantara diangkat menggantikan Soekarwo dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jumat (19/6).

Berdasarkan rilis resmi perusahaan, untuk posisi Direktur Utama Semen Indonesia, Erick Thohir masih mempercayakan kepada Hendi Prio Santoso. Dengan begitu, jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Semen Indonesia usai RUPST tersebut yaitu sebagai berikut:

Komisaris

Komisaris Utama: Rudiantara
Komisaris: Hendrika Nora Osloi Sinaga
Komisaris: Sony Subrata
Komisaris: Astera Primanto Bhakti
Komisaris: Lydia Silvanna Djaman
Komisaris: Independen Mochamad Choliq
Komisaris: Independen Nasaruddin Umar

Advertisement

Direksi

Direktur Utama: Hendi Prio Santoso
Direktur Produksi: Benny Wendry
Direktur Strategi Bisnis & Pengembangan Usaha: Fadjar Judisiawan
Direktur Keuangan: Doddy Sulasmono Diniawan
Direktur Pemasaran & Supply Chain: Adi Munandir
Direktur Engineering & Project: Tri Abdisatrijo
Direktur SDM & Hukum: Tina T Kemala Intan

(Baca: Diminati Jepang, Harga Saham Solusi Bangun Indonesia Meroket 55,6%)

Selain mengangkat Rudiantara sebagai Komisaris Utama, perusahaan semen pelat merah ini mengumumkan bakal membagikan dividen kepada pemegang saham senilai Rp 239,22 miliar atau 10% dari total laba bersih perusahaan 2019 yang senilai Rp 2,39 triliun. Sisanya, sebesar 2,15 triliun ditetapkan sebagai cadangan lain.

Seperti diketahui, tahun 2019 mencatatkan pendapatan sebesar Rp 40,37 triliun, naik 31,5% dibanding tahun 2018 sebesar Rp30,69 triliun. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,39 triliun. Laba per saham dasar tercatat Rp403.

Sedangkan kinerja penjualan SIG tahun 2019 secara konsolidasi mencatatkan total volume penjualan domestik dan ekspor sebesar 42,61 juta ton, termasuk penjualan dari Thang Long Cement (TLCC) Vietnam. Volume penjualan tersebut naik 28,5% dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar 33,17 ton.

(Baca: Semen Indonesia Ekspor 3,38 Juta Ton Semen)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait