7 Contoh Puisi Pendek Tentang Lingkungan

Puisi merupakan karya sastra berisi perasaan penulisnya. Simak contoh puisi pendek tentang lingkungan berikut ini.
Image title
16 Maret 2022, 09:32
Puisi merupakan karya sastra berisi perasaan penulisnya. Simak contoh puisi pendek tentang lingkungan berikut ini.
Unsplash/Emmanuel Phaeton

Puisi merupakan karya sastra berisi perasaan penyair yang menggugah emosi pembaca melalui rangkaian kata-kata yang indah. Bahasa puisi mengandung irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Unsur-unsur dalam puisi meliputi unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik dalam puisi yaitu diksi, imaji, majas, bunyi, rima, ritme, dan tema. Sedangkan unsur ekstrinsik puisi yaitu aspek historis, aspek psikologis, aspek filsafat, aspek religius.

Simak contoh puisi pendek tentang lingkungan berikut ini.

Contoh Puisi Pendek Tentang Lingkungan

Berikut kumpulan contoh puisi pendek tentang lingkungan dikutip dari buku Tuhan Menjaga Keseimbangan Alam: Antologi Puisi Siswa SD Medan – Binjai oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara dan .

Advertisement

1. Hutan yang Malang

Oleh: Jehan Sri Handani

 

Alangkah indahnya dirimu

Kau mempunyai daun yang lebat

Kau berguna sebagai paru-paru dunia

 

Hutan malangnya nasibmu

Karena orang yang membakar dirimu

Sangat tega dan tidak mempunyai hati nurani

Dia tidak melihat

Begitu banyak orang yang sakit

Dan meninggal

 

Udara pun menjadi terganggu

Tanah pun menjadi gersang

Banjir melanda kota

Oh, malangnya nasibmu

2. Hutanku Masa Depanku

Oleh: Ghina Abiyyah Maharani

Hutan...

Kau sangat berjasa

Tempat sumber oksigen

Untuk kehidupan makhluk hidup

 

Hutan...

Tempat hidup hewan

Tempat hidup tumbuhan

Dari segala ragam jenisnya

 

Hutan...

Kini kau tiada

Rusak karena ulah manusia

Yang rakus dan semakin merajalela

 

Wahai manusia ...

Mari lestarikan hutan

demi kehidupan

dan masa depan

3. Oh, Bumi

Oleh: Cut Amanda Azzahra

 

Makhluk hidup berkeliaran di sudut-sudut bumi

Air laut yang berwarna biru

Daratan yang berwarna hijau

Gedung-gedung pun menjulang tinggi

Sungguh indah dan besar bumi ini

 

Oh bumi...

Dunia telah berguncang

Memberi tahu kepada manusia bahwa kau telah rusak

Tetapi, kenapa bumi masih sanggup menahan ini

 

Oh bumi...

Bumi yang semakin rusak

Manusia tidak memikirkannya

Musibah-musibah yang menimpa

Kurasa itu mungkin balasan bumi

Terhadap apa yang dibuat manusia selama ini…

 

Oh bumi...

Aku berharap Tuhan membukakan pintu hati manusia

Aku ingin melihat indahnya dunia ini

Alam yang damai

Mentari yang tersenyum

Yang kukenang di hati

Yang tak pernah kulupakan sampai akhir hayat nanti

4. Lingkungan yang Indah

Oleh: Afrina Hera Rahma Dini

 

Oh lingkungan...

Kau bagai permata di mataku

Karena kau dunia ini menjadi indah

 

Oh lingkungan...

Kau sudah menghias dunia ini

Dengan tanaman dan bunga-bunga

 

Tetapi sayang

Tanaman dan bunga-bungamu

Sering dipetik dan dirusak orang

Sehingga habis

 

Tetapi aku tidak akan pernah

Membuat bunga dan tanamanmu

Hilang dan layu

Aku akan merawatmu

Sampai mekar dan indah

 

Karena kau aku hidup

Kalau tidak ada kau

Semua manusia menghirup udara kotor

Dan karena kau

Udara kotor menjadi udara yang bersih

5. Alam untuk Anak Cucu Kita

Oleh: Fouren S. Wijaya

 

Kau yang kini tertawa

Memandikan harta

Duduk dengan santai

Berkawan dengan kemewahan

 

Dari mana semua kau dapat?

Dari hutan yang kau tebang

Dari hewan yang kau bunuh

 

Apakah kau tak ingat?

Masih ada anak cucu kita

Yang mau melihat keindahan alam

Dan masih mau menghirup udara segar

6. Bencana Asap

Oleh: Putri Rhamadani

 

Indonesia menangis

Karena kabut asap yang kian meningkat

Memakan korban dengan singkat

Maut datang, secepat kilat

Kematian terjadi di mana-mana

 

Lingkunganku yang indah

Kini menjadi kotor

Kabut asap menutupi keindahan alam

 

Alam menjadi sangat kelam

Hidup menjadi semakin susah

Banyak yang sedih

Melihat alam yang kini telah rusak

Dan kematian yang terus menerkam

 

Oh Tuhan... tolonglah hambamu

Yang sedang kesusahan

Untuk menghilangkan kabut asap

Agar kami hidup aman dan tenteram

7. Alam Tempat Tinggalku

Oleh: Irine Raka Nabila

 

Alam tempat tinggalku

Memberiku banyak manfaat dan kebutuhan

Hutan memberiku kayu dan segala buah dan sayuran

Hutan juga adalah tempat tinggal

Bagi bermacam jenis hewan

 

Kini hutan sudah semakin sedikit

Tiada reboisasi menanam hutan di lahan yang kosong

Manusia membakar seluruhnya

Hingga tiada satu pun tumbuhan di lahan itu

Asapnya menyebar hingga ke pelosok dunia

Dan menyebabkan kematian

 

Sampah yang dibuang sembarangan

Mengakibatkan banjir, pencemaran air, dan tanah

Begitu juga bencana alam meletusnya gunung sinabung

Mengakibatkan kematian yang besar

 

Aku sedih melihat seluruh peristiwa itu

Dan aku bersumpah

Akan selalu menjaga alam di sekitarku

Demikian kumpulan contoh puisi pendek tentang lingkungan.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait