Infografik: Ekspansi Bisnis Startup Unicorn Indonesia

Oleh Andrea Lidwina, 26/8/2019, 08.14 WIB

Dengan akuisisi dan investasi, startup bisa memperluas jangkauan bisnisnya ke negara lain serta mengembangkan layanan dan aplikasi yang dimiliki.

Unduh Infografik
Share

Startup unicorn asal Indonesia tak hanya menerima suntikan modal dari para investor dalam dan luar negeri. Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak melebarkan sayap bisnis mereka dengan mengakuisisi dan berinvestasi di sejumlah startup, baik di dalam maupun luar negeri.

Gojek misalnya, hingga Juli 2019 telah mengakuisisi 12 startup dan berinvestasi di delapan startup. Beberapa startup yang telah diinjeksimmodal Gojek antara lain Rebel Foods (layanan pengiriman makanan di India), SafeBoda (transportasi ojek online di Uganda), dan Mobile Premier League (pengembang gim di India). Sementara Tokopedia mengakuisisi dan berinvestasi di beberapa startup Indonesia, yaitu Bridestory (penyedia kebutuhan pernikahan), Parentstory (penyedia kebutuhan aktivitas anak), dan PasarPolis (penyedia asuransi).

Traveloka menjajal pasar Asia Tenggara dengan berinvestasi di startup asal Vietnam, Citigo Software (layanan point of sale), dan startup asal Singapura, PouchNATION (layanan hiburan dan gaya hidup). Lalu, Bukalapak mengakuisisi Prelo, startup Indonesia yang bergerak di bidang e-commerce.

Dengan akuisisi dan investasi ini, startup unicorn bisa memperluas jangkauan bisnisnya ke negara lain, mengembangkan layanan dan aplikasi yang dimiliki, mengintegrasikan layanan milik kedua startup, dan mengakuisisi staf ahli dari startup tersebut.