Pengertian Produksi dalam Arti Luas dan Penjelasan Lengkapnya

Produksi dalam arti luas adalah kegiatan dalam bidang industri. Seperti istilah industri manufaktur, industri pengangkutan, industri pariwisata, industri jaringan keuangan, dan sebagainya.
Image title
Oleh Tifani
23 November 2022, 14:31
produksi dalam arti luas
Katadata
Ilustrasi Proses Produksi

Produksi merupakan proses yang penting dalam sebuah kegiatan ekonomi. Proses ini membantu seluruh manusia memenuhi kebutuhan hidup.

Secara umum, proses produksi bisa diartikan sebagai semua kegiatan manusia untuk menghasilkan atau menambah nilai guna barang dan jasa.

Pengertian Produksi dalam Arti Luas

Produksi merupakan istilah khusus yang banyak dibahas dalam kajian Ilmu Ekonomi. Kegiatan produksi ini rupanya termasuk ke dalam salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Produksi memiliki dua macam pengertian yaitu produksi dalam arti sempit dan produksi dalam arti luas.

Dikutip dari buku Manajemen Operasional (2021) oleh Dr. Jumadi, SE, MM., produksi dalam arti luas adalah kegiatan dalam bidang industri. Seperti istilah industri manufaktur, industri pengangkutan, industri pariwisata, industri jaringan keuangan, dan sebagainya.

Advertisement

Dalam pengertian luas, produksi tidak hanya dipandang sebagai proses produksi barang, tetapi juga jasa. Produksi dalam arti luas juga dapat diartikan sebagai penambahan utility atau kegunaan terhadap benda, sering pula disebut the creation of utility.

Dalam artian luas, produksi bukan hanya soal menghasilkan barang, tetapi juga jasa.

Pengertian Produksi dalam Arti Sempit

Produksi dalam arti sempit adalah kegiatan untuk menghasilkan suatu barang. Dalam buku berjudul Pengantar Proses Manufaktur untuk Teknik Industri (2018) Dwi Hadi Sulistyarini, dkk, memaparkan bahwa pengertian produksi dalam arti sempit adalah merubah bentuk barang-barang baru.

Artinya dalam arti sempit produksi adalah mengubah bentuk barang menjadi barang baru, ini menimbulkan form utility (nilai guna bentuk). Dalam arti sempit, produksi hanya bisa dipandang sebagai kegiatan pengolahan input dalam suatu pabrik hingga menghasilkan output berupa barang atau produk.

Sedangkan menurut Elisabeth Margareta, produksi dalam arti sempit adalah semua tingkah laku manusia, baik individu atau kelompok, untuk menghasilkan barang.Intinya, produksi dalam arti sempit, menekankan pada proses pengubahan barang menjadi bentuk baru. Ini menimbulkan form utility atau nilai guna bentuk.

Pengertian Produksi Menurut Ahli

Secara umum, proses produksi adalah kegiatan produksi yang menggabungkan dari satu bagian ke bagian yang lain. Artinya, dalam setiap bagian terdapat tahapan yang perlu dilalui baik itu berupa proses menjadi barang atau berbentuk jasa.

Barang adalah sesuatu yang mudah dipegang secara fisik dan ada jangka waktu. Sedangkan jasa, sebaliknya. Tidak mampu dipegang secara fisik dan tidak memiliki jangka waktu.

Dikutip dari buku Ekonomi Manajerial (2021) oleh Darwin Damanik, dkk, berikut pengertian produksi menurut para ahli.

Menurut Vincent Gaspersz (2004)

Produksi adalah fungsi utama dalam berorganisasi, yang di dalamnya mengandung unsur aktivitas meningkatkan nilai jual dalam produk, sehingga secara umumnya produksi adalah peningkatkan hasil dari apa yang telah di capai.

Menurut Heizer dan Render (2005)

Produksi adalah serangkaian kegiatan untuk menghasilkan nilai dalam bentuk barang atau jasa dengan mengubah input menjadi output.

Menurut Sofjan Assaurai (2008)

Produksi adalah kegiatan yang mentransformasikan semua konektivitas yang menghasilkan kegiatan atau aktivitas, sehingga output atau input nya adalah barang atau jasa, serta kegiatan yang dapat mendukung keberlangsungan manusia.

Menurut Drs Mohammad Hatta (1994)

Produksi adalah seluruh pekerjaan yang menimbulkan guna, memperbesar guna yang ada dan membagikan guna itu di antara orang banyak.

Tujuan Produksi

Produksi memiliki tujuan yang perlu anda ketahui, antara lain:

1. Memenuhi Kebutuhan Manusia

Tujuan kegiatan produksi yang utama adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia. Setiap kegiatan produksi pasti akan menghasilkan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Barang dan jasa yang diproduksi dapat memakmurkan konsumen yang membutuhkannya.

2. Meningkatkan Kemakmuran Masyarakat

Kegiatan produksi juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat. Dengan adanya kegiatan produksi, produsen juga mendapat keuntungan banyak.

Harapannya dapat meningkatkan kemakmuran masyarakat dengan terbukanya lapangan pekerjaan untuk mereka.

3. Meningkatkan Keuntungan Pelaku Usaha

Tujuan kegiatan produksi yang berikutnya adalah untuk meningkatkan keuntungan atau mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya bagi pelaku usaha.

4. Memperluas Lapangan Usaha

Kegiatan produksi memiliki beberapa tujuan salah satunya yaitu untuk memperluas lapangan usaha. Ketika jumlah produksi semakin meningkat dan hasil produksi diminati banyak orang, maka produsen dapat mengembangkan atau memperluas usahanya.

Contoh Kegiatan Produksi dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat dengan mudah menemukan berbagai contoh kegiatan produksi. Berikut ini adalah beberapa contoh kegiatan produksi:

  • Pengrajin gerabah yang membuat berbagai macam gerabah dari tanah liat yang dijual di toko gerabah.
  • Nelayan menangkap ikan untuk dijual di tempat pelelangan ikan atau pasar ikan.
  • Petani menanam benih padi dan mengolah sawah untuk dapat memanen padi.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait