11 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan, Terbukti dalam Penelitian

Memiliki nama ilmiah Curcuma zedoaria, manfaat kunyit putih telah diteliti dan terbukti untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.
Image title
10 September 2021, 11:50
Ilustrasi manfaat kunyit putih
pixabay.com
Ilustrasi serbuk kunyit putih untuk pengobatan

Kunyit putih adalah tanaman dengan batang bawah tanah (rimpang) yang digunakan untuk membuat obat. Tanaman ini juga dikenal dengan nama Zedoaria atau Amba Haldi. Memiliki nama ilmiah Curcuma zedoaria, kunyit putih merupakan anggota genus Curcuma dan famili Zingiberaceae.

Tanaman kunyit putih berasal dari Bangladesh, Sri Lanka dan India, dan juga dibudidayakan secara luas di Indonesia, Tiongkok, Jepang, Brasil, Nepal, dan Thailand menurut Indian Materia Medica. Hal itu karena, manfaat kunyit putih mulai disadari banyak orang.

Berdasarkan penelitian tahun 2009 dalam Journal of Pharmacy and Pharmacology, kandungan kunyit putih meliputi senyawa kimia seperti kurkuminoid, minyak atsiri, astringensia, flavonoid, sulfur, gum, resin, tepung, dan sedikit lemak.

Selain itu, kunyit putih juga mengandung alkaloid, phenol, saponin, glikosida, steroid, terpenoid, dan kandungan lain yang dinilai dapat digunakan sebagai antimikroba, antifungal, antikanker, antialergi, antioksidan, dan analgesik.

Advertisement

Khasiat kunyit putih telah diteliti dalam sejumlah publikasi. Berikut penjelasan mengenai manfaat kunyit putih untuk kesehatan. 

1. Mengatasi masalah pencernaan

Manfaat kunyit putih yang pertama, yakni untuk mengatasi masalah pencernaan. Dalam Agro's Dictionary of Medicinal Plants, kunyit putih dapat menyelesaikan masalah pencernaan karena kandungan antimikrobanya. Ini memungkinkan Anda lebih teratur buang air besar, mengatasi gangguan pencernaan, dan mengatasi perut kembung.

Pencernaan yang sehat penting untuk memecah makanan menjadi nutrisi yang digunakan tubuh untuk energi, pertumbuhan, dan perbaikan sel. Makanan dan minuman harus diubah menjadi molekul agar dapat diserap dan dibawa ke seluruh tubuh.

Minyak ekstrak kunyit putih bermanfaat mengobati masalah pencernaan seperti kolik, gangguan pencernaan, kejang, kehilangan nafsu makan, serangan cacing, perut kembung, buang air besar tidak teratur, dan rasa hambar.

2. Membantu mencegah kanker

Kunyit putih bermanfaat dalam pencegahan kanker. Dalam sebuah proyek kolaboratif, para peneliti dari Universitas Assam dan Pusat Nasional Ilmu Sel berbasis di Pune telah membuktikan bahwa manfaat kunyit putih dapat memicu protein caspase, yang menyebabkan kematian sel kanker payudara.

3. Mengobati peradangan

Manfaat kunyit putih lainnya sebagai anti-inflamasi yang membantu mengobati peradangan, luka, dan penyakit kulit lainnya, menurut publikasi dalam Journal of Pharmacy and Pharmacology. Tanaman ini digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati penyakit radang usus (ulcerative colitis).

Kunyit putih juga digunakan untuk melindungi paru-paru pasien asma, dengan membatasi pelepasan mediator inflamasi selama terapi jangka pendek.

4. Meredakan sakit saat menstruasi

Efek analgesik (pereda rasa sakit) dalam kunyit putih bermanfaat meredakan sakit saat menstruasi. Kunyit putih bekerja dengan memblokir sinyal rasa sakit ke otak atau mengganggu interpretasi otak dari sinyal tersebut, sehingga tubuh tidak merasakan sakit.

Selama menstruasi, rahim berkontraksi untuk membantu mengeluarkan lapisan. Zat prostaglandin yang terlibat dalam rasa sakit dan peradangan memicu kontraksi otot rahim sehingga menimbulkan rasa sakit. Konsumsi kunyit putih dapat membantu hal tersebut menurut Agro's Dictionary of Medicinal Plants.

5. Mencegah diabetes

Senyawa kurkumin dalam kunyit putih dapat membantu mencegah diabetes melalui sifat anti-inflamasi dan antioksidannya, berdasarkan penelitian dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine.

Kunyit putih dapat meredakan banyak faktor penyebab diabetes, termasuk resistensi insulin, gula darah tinggi, dan hiperlipidemia (istilah medis untuk menggambarkan peningkatan kadar lemak dalam darah).

6. Membunuh bakteri

Penelitian tahun 2005 dalam Journal of Ethnopharmacology mengungkapkan, ekstrak kunyit putih menunjukkan aktivitas antimikroba yang kuat terhadap bakteri E.coli, S.aureus, spesies Cornyebacterium, Candida sp, Aspergillus sp. dan lainnya.

7. Membantu depresi

Kandungan kurkumin dalam kunyit putih dapat membantu mengatasi depresi. Sebuah penelitian pada manusia yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research edisi April 2014 menunjukkan, kurkumin dapat digunakan sebagai pengobatan yang aman dan efektif untuk gangguan depresi mayor.

8. Mengurangi asma

Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi kunyit putih membantu mengurangi obstruksi jalan napas dan dapat bermanfaat untuk pengobatan pelengkap untuk asma. Sebuah studi oleh Afroz Abidi pada 2014 dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research meneliti 77 orang dengan asma ringan hingga sedang yang mengonsumsi kapsul kunyit putih selama 30 hari. Hasilnya terbukti bahwa kunyit putih dapat membantu mengurangi asma.

9. Mengatasi masalah kulit

Satu ulasan yang diterbitkan dalam Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences edisi Januari 2018, menunjukkan kurkumin dalam kunyit putih yang dikonsumsi dapat menjadi obat efektif dan aman untuk psoriasis (penyakit kulit inflamasi kronis).

10. Melawan radikal bebas

Senyawa kurkumin dalam kunyit putih khususnya, mampu melawan berbagai jenis radikal bebas, mengontrol enzim yang menetralisir radikal bebas, dan mencegah enzim tertentu menciptakan jenis radikal bebas tertentu, menurut ulasan jurnal Foods edisi Oktober 2017.

Radikal bebas adalah senyawa yang dapat membahayakan jika kadarnya menjadi terlalu tinggi dalam tubuh Anda. Itu terkait dengan berbagai penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

11. Mencegah penyakit degenerasi mata

Penelitian dalam jurnal Scientific Reports edisi Juli 2018 menunjukkan senyawa kurkumin dari kunyit putih membantu melindungi mata dari penyakit degenerasi. Para peneliti menerapkan solusi tetes mata mengandung kurkumin.

Pada akhir penelitian, sel retina yang diberi tetes mata kurkumin lebih sehat dibandingkan yang tidak. Itu menunjukkan bahwa penyakit degenerasi mata dapat dicegah dengan pengobatan kurkumin.

Berbagai temuan penelitian tersebut cukup mengesankan, namun penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk menentukan apakah kurkumin efektif dalam mencegah degenerasi mata pada manusia.

Demikian penjelasan mengenai manfaat kurkumin untuk kesehatan. Beberapa penelitian telah membuktikan khasiatnya. Meskipun begitu, hindari konsumsi kunyit putih berlebih karena tidak baik untuk tubuh.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait