BCA dan Batavia Prosperindo Rilis Reksa Dana Syariah Sektor Teknologi

BCA dan Batavia Proseperindo menggandeng Franklin Templeton sebagai penasihat teknikal untuk mengelola reksa dana saham teknologi ini.
Image title
7 Februari 2022, 19:58
BCA
Arief Kamaludin (Katadata)
PT Bank Central Asia Tbk

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT Batavia Prosperindo Asset Management (BPAM) meluncurkan produk reksa dana syariah yang mencakup saham-saham sektor teknologi di bursa Amerika Serikat (AS), yakni Batavia Technology Sharia Equity USD (BTSEU).

Senior Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA, Christine Setyabudhi mengatakan, pandemi Covid-19 turut mengakselerasi tranformasi digital di semua lini bisnis. Ini juga menjadi salah satu alasan BCA meluncurkan produk reksa dana.

Pihaknya menilai, sektor teknologi memiliki prospek yang besar, sehingga merupakan satu pilihan menarik untuk berinvestasi.

Selain itu, kekayaan global yang meningkat dan masyarakat yang antusias untuk berinvestasi membuat BCA menghadirkan ragam produk dengan berbagai macam tingkat imbal balik, risiko investasi, dan spesifikasi produk sebagai pilihan investasi. 

Advertisement

"Kami secara bertahap memperbesar dan memperbanyak produk kita dengan mengakomodir produk reksa dana ini," kata Christine dalam acara Launching Batavia Technology Sharia Equity USD (BTSEU) secara virtual, Senin (7/2).

Direktur Utama BPAM Lilis Setiadi mengatakan, produk ini dikelola dengan memperhatikan pemilihan saham teknologi global yang baik dan memiliki arah pertumbuhan positif. 

Dalam mengelola produk reksa dana ini, Batavia Proseperindo menggandeng Franklin Templeton sebagai penasihat teknikal. Keduanya berkolaborasi dengan tujuan memberikan produk investasi yang baik dan mengikuti tren terkini, tetapi tetap mengikuti aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator, serta sesuai dengan selera investor di Indonesia.

Lilis menambahkan, Franklin Templeton mengerahkan satu tim khusus yang terdiri dari 16 orang analis dari subsektor teknologi untuk mengelola produk investasi ini.

"Jadi dengan adanya tim khusus, bisa dibayangkan bahwa pengelolaan ini dapat melalukan pemilihan saham dan mendapatkan data informasi yang paling up to date," kata dia.

Sebagai informasi, investor sudah dapat memesan produk reksa dana ini melalui kantor-kantor cabang bank BCA. BCA juga menawarkan program cashback sebesar Rp 500 ribu dengan minimal pembelian sebesar US$ 50 ribu. Adapun, program cashback ini berlaku kelipatan, dengan maksimal cashback Rp 5 juta.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait