Kedatangan BSN bakal memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain besar perbankan syariah di tengah pertumbuhan pesat industri keuangan syariah tanah air.
Indonesia menghadapi penghambat dalam memperluas inklusi keuangan syariah meskipun ada peningkatan dalam pemahaman, dengan literasi keuangan syariah pada 43,42% dan inklusi hanya 13,41% pada 2025.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan tengah melakukan pengawasan ketat terhadap PT Dana Syariah Indonesia, menyusul laporan sejumlah lender yang mengalami kesulitan dalam menarik dana mereka.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mengungkapkan nasib seluruh pegawai unit usaha syariah (UUS) BBTN usai memisahkan diri atau spin off menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN).
Meningkatnya jumlah investor syariah menjadi tren baru di pasar modal Tanah Air dalam dua tahun terakhi. Hingga April 2025, Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah investor syariah mencapai 174 ribu.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mengumumkan perubahan BTN Syariah menjadi Bank Umum Syariah (BUS). pengumuman disampaikan bertepatan dengan ulang tahun BTN Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) memproyeksi perbankan syariah akan melanjutkan pertumbuhan dengan pertumbuhan di atas perbankan nasional pada tahun 2025.
Gubernur BI Perry Warjiyo memaparkan empat program strategis untuk memajukan ekonomi syariah di Indonesia, menargetkan negara sebagai pusat halal dunia dan mendukung keberlangsungan ekonomi nasional.
Industri keuangan syariah Indonesia mencatat pertumbuhan aset menjadi Rp2.742 triliun, dengan inisiatif regulasi OJK yang mendukung kompetisi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Indef memperkirakan aset perbankan syariah bisa mencapai Rp 1.000 triliun karena potensinya masih besar. Bahkan, Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga mendukung penguatan keuangan syariah di kancah global.