IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,16%, Harga Saham GoTo dan Bukalapak Meroket

IHSG sesi I naik 0,16%, ditopang kinerja saham sektor teknologi, termasuk dua emiten berkapitalisasi jumbo, yakni GoTo dan Bukalapak.
 Zahwa Madjid
6 Oktober 2022, 13:39
IHSG
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,16% ke level 7.086 pada sesi I perdagangan hari ini, Kamis (6/10). Pada awal perdagangan, indeks saham dibuka di level 7.075 dan menyentuh angka tertingginya di level 7.135.

Perdagangan paruh pertama mayoritas sektor saham berada di zona hijau, pipimpin oleh sektor teknologi. Harga saham GOTO dan Bukalapak melonjak signifikan, masing-masing 2,48% dan 1,45%. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan paruh pertama saham hari ini, total volume saham diperdagangkan sebanyak Rp 10.488 triliun dan frekuensi 771,045 kali. Sementara 262 saham terkoreksi, 259 saham di zona hijau dan 160 saham tidak bergerak.

Ratih Mustikoningsih, Financial Expert Ajaib Sekuritas memprediksi IHSG sepanjang hari ini akan bergerak dalam level 7.010 - 7.180.

Advertisement

Pemerintah telah menyiapkan beberapa hal terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Di antaranya adalah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait insentif bagi pelaku usaha dan investor yang akan melakukan usaha di IKN, pembentukan Badan Usaha Milik Otorita IKN, serta pelaksanaan jajak pasar. 

Sementara itu, pemerintah akan menaikkan insentif Kartu Prakerja menjadi Rp4,2 juta untuk tahun depan, insentif pelatihan naik dari Rp 1 juta menjadi Rp 3,5 juta, serta memberikan insentif pasca pelatihan Rp 600.000 sebanyak satu kali dan insentif survei sebesar Rp 100.000 untuk dua kali pengisian survei.

Melansir riset KB Valbury Sekuritas, Purchasing Managers‘ Index (PMI) manufaktur kembali meningkat signifikan di bulan September ke level 53,7 dibanding bulan Agustus yang sebesar 51,7. Ekspansi manufaktur yang meningkat menunjukkan terus menguatnya permintaan dalam negeri dan ekspor. 

“Hal ini tentunya layak diapresiasi karena terjadi di tengah risiko global yang masih eskalatif. torehan gemilang ini tidak lepas dari intervensi pemerintah dalam upaya menciptakan iklim usaha tetap stabil. Kebijakan pemerintah untuk yang menyerap risiko global (shock absorber) terbukti efektif untuk menjaga momentum penguatan pemulihan ekonomi nasional,” dalam risetnya.

Adapun pada perdagangan paruh pertama mayoritas sektor saham berada di zona hijau. Dipimpin oleh sektor teknologi yang naik 1,38%. Saham yang mengalami kenaikan adalah GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 2,48% atau 6 poin menjadi Rp 248 per saham. 

Selanjutnya, Bukalapak.com Tbk (BUKA) naik 1,45% atau 4 poin menjadi Rp 280 per saham. Terakhir, Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 2,77% atau 45 poin menjadi Rp 1,670 per saham.

Sektor lain yang mengalami kenaikan adalah sektor transportasi naik 0,75%, sektor energi naik 0,36%, sektor keuangan naik 0,32%, sektor primer naik 0,24%, sektor non primer naik 0,04%, dan sektor properti naik 0,04%.

Sedangkan sektor yang terkoreksi adalah sektor industri turun 0,09%, sektor kesehatan turun 0,12%, sektor infrastruktur turun 0,15%, dan sektor industri dasar turun 0,30%

Reporter: Zahwa Madjid
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait